nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hamil 7 Bulan, Nabila Syakieb Berhenti Tunggangi Kuda

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 14 November 2017 14:44 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 14 481 1813793 hamil-7-bulan-nabila-syakieb-berhenti-tunggangi-kuda-jxciZMC64W.jpg Nabila Syakieb (Foto: Sarah Hutagaol/Okezone)

SUDAH lama tidak muncul di televisi, Nabila Syakieb kini sibuk menjadi ibu rumah tangga. Istri dari Reshwara Radinal itu pun kini sedang mengandung anak dengan usia kehamilannya sekira 7 bulan. Nabila tidak bisa memberitahukan pasti angkanya, tapi dia menyebutkan kelahirannya diperkirakan Februari mendatang.

Nah, memiliki ketertarikan lebih terhadap berkuda, membuat perempuan berambut panjang ini pun menggeluti dengan serius equestrian atau olahraga berkuda. Sudah sejak lama sebetulnya dia menyukai olahraga yang terbilang cukup mahal tersebut, tapi karena kehamilannya ini Nabila harus menunda keinginannya untuk menunggang kuda.

Nabila menjelaskan, dirinya sudah tidak lagi menunggang kuda semenjak hamil. Apalagi sekarang usia kehamilannya menginjak 7 bulan. Kekhawatiran itu pun muncul, terlebih ini merupakan kehamilan pertama Nabila. Dirinya tentu tidak ingin ada hal yang merugikan banyak pihak.

“Ya, udah nggak bisa nunggang kuda. Tapi, aku masih sempetin main ke kandang kuda aku untuk sekadar bermain,” ucapnya pada awak media saat ditemui di peluncuran aplikasi Djiugo, di Nitro Coffee, Jakarta Selatan, Selasa (14/11/2017).

Terkait dengan alasan Nabila tidak menunggang kuda, diutarakan atlet eqyestrian itu karena khawatir akan terjadi sesuatu yang membahayakan dirinya sendiri pun jabang bayi yang sebentar lagi dilahirkan. Aktivitas fisik yang terlalu berat seperti berkuda juga tentunya membutuhkan energi yang banyak.

“Saya ingin menjaga bayi ini dengan baik. Tapi, setelah lahiran dan bayinya udah gede, kayaknya akan nunggang kuda lagi. Udah passion saya,” terangnya.

Ya, dijelaskan Nabila, berkuda adalah salah satu aktivitas yang rutin dilakukannya sebelum hamil. Dengan berkuda, menurut Nabila, dirinya lebih bahagia. Berkuda juga dianggap sebagai aktivitas refreshing untuk membuang mumet sehari-hari.

Sementara itu, dilansir dari Baby Cneter, ternyata ada alasan spesifik kenapa ibu hamil dilarang menunggang kuda. Dijelaskan di laman tersebut, American College of Obstetricians and Gynecologists merekomendasikan untuk menghindari aktivitas yang memerlukan risiko tinggi terjatuh atau trauma abdomen. Berkuda termasuk dalam aktivitas yang dilarang.

Perlu Anda ketahui, pada trimester pertama, bayi berada di panggul. Struktur tulang janin yang masih lemah tentunya akan sangat berisiko ketika Anda terjatuh. Jadi jika di awal masa kehamilan Anda, stop berku

Selanjutnya, risiko berikutnya adalah risiko terjatuh dan cidera. Pada mereka yang sudah masuk ke masa kehamilan trimester lanjutan, bayi yang bergerak tentunya akan menyulitkan aktivitas dan sangat rentan terhadap gesekan atau bahkan tekanan yang kuat.

Terlebih lagi, gerakan menunggang kuda dapat meningkatkan risiko abrupsio plasenta atau komplikasi kehamilan yang serius dimana plasenta terpisah dari rahim. Ini sangat bahaya!

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini