Image

Memprihatinkan, Keluarga Tunawisma Ini Jadikan Bangkai Pesawat sebagai Rumah

Annisa Aprilia, Jurnalis · Rabu 15 November 2017, 08:38 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 15 406 1814278 memprihatinkan-keluarga-tunawisma-ini-jadikan-bangkai-pesawat-sebagai-rumah-qa6ZfRPdZA.jpg Rumah bangkai pesawat (Foto: Cnn)

TINGGAL di dalam pesawat mungkin tidak pernah terpikirkan dalam benak Anda sebelumnya. Namun, tidak bagi kelompok masyarakat di Thailand ini.

Jika sebagian besar dari Anda selalu mengeluh ketika terbang atau melakukan perjalanan dengan naik pesawat, masyarakat di Thailand justru sebaliknya. Mereka harus menghabiskan seluruh hari-hari mereka di dalam badan pesawat.

Eits, tapi tentu ada perbedaannya, pesawat yang mereka huni bukanlah pesawat yang sering Anda naiki atau gunakan. Pasalnya, pesawat yang dijadikan tempat tinggal bagi sebagian warga Thailand ini merupakan badan pesawat yang sudah tidak dipakai lagi alias tidak digunakan dan rusak.

Masyarakat tunawisma di Bangkok, Thailand harus terpaksa tinggal di dalam badan pesawat rusak di lingkungan kuburan pesawat, karena tidak mampu membangun rumah, pun membelinya. Seperti yang dilansir dari CNN, Rabu (15/11/2017), warga tunawisma tersebut menempati kerangka dari pesawat jet yang sudah tidak beroperasi, termasuk boeing 747, dan dibiarkan dengan keadaan seperti itu di Ramkhamhaeng, sebuah wilayah di sebelah timur, Ibu Kota Thailand.

Kawasan Ramkhamhaeng, Bangkok timur, dipenuhi dengan potongan-potongan pesawat jet komersial yang sudah tidak lagi beroperasi, termasuk pesawat boeing 747 yang juga tidak luput dari warga, yang menjadikannya tempat tinggal. Alasan warga yang tinggal di kuburan pesawat ini, mengatakan mereka tidak mampu membayar sewa rumah, sehingga mereka harus tinggal di dalam badan pesawat, dan membaginya dengan dua keluarga lain. Dengan kata lain, satu badan pesawat dihuni oleh tiga keluarga.

Warga tunawisma yang menghuni kuburan pesawat tersebut, memiliki matapencaharian yang cukup memprihatinkan. Pasalnya, sebagian besar dari mereka bekerja sebagai pengumpul sampah, yang akan didaur ulang nantinya, dan dijual.

Salah satu pesawat yang ditempati oleh keluarga di kawasan ini ialah pesawat McDonell Douglas MD-82 yang sudah tidak digunakan lagi. Dulunya, pesawat tersebut pernah dioperasikan oleh Orient Thai.

Bentuk dari badan pesawat belum sepenuhnya mereka ubah. Salah satu contohnya, seperti yang ada di dalam rumah pesawat warga setempat, mereka tidak mengubah interior pesawat, hanya mengeluarkan kursi-kursi pesawat dan menyekat dengan pembatas sederhana seperti kain, untuk membatasi ruangan dengan lainnya.

Selain itu, masih seperti yang tertulis dalam laman CNN, menurut penduduk setempat pesawat-pesawat yang sudah tidak beroperasi tersebut dimiliki oleh seorang pengusaha Thailand, yang telah perlahan menjualnya sedikit demi sedikit.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini