Image

Menangani Bayi Prematur Tidak Selalu Sama, Ini 3 Level Tindakan yang Harus Dilakukan Sesuai Kondisi

Devi Setya Lestari, Jurnalis · Rabu 15 November 2017, 17:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 15 481 1814581 menangani-bayi-prematur-tidak-selalu-sama-ini-3-level-tindakan-yang-harus-dilakukan-sesuai-kondisi-Ub9T76EMca.jpg

BAYI yang dikatakan prematur adalah yang lahir sebelum waktunya atau dalam hitungan kurang dari 37 minggu. Bayi prematur tidak bisa diperlakukan sama dengan bayi normal karena usianya yang masih sangat muda dan tentunya lebih sensitif. 

Menurut Dr. dr. Rinawati Rohsiswatmo, SpA (K) selaku Staf Departemen Ilmi Kesehatan Anak RS Dr. Cipto Mangunkusumo, bayi prematur memiliki level penanganan yang berbeda sesuai usia kelahiran serta kondisinya saat dilahirkan. Perempuan ramah yang akrab disapa dr. Rina ini lebih lanjut menjabarkan setidaknya ada 3 level bayi prematur. 

"Perawatan bayi baru lahir ada 3 level yakni rawat gabung antara ibu dengan bayi, level high care dan level intensive care," kata dr. Rina. 

Dijabarkan lebih lanjut, level rawat gabung bisa diterapkan saat bayi prematur dalam kondisi normal dan tidak terdapat masalah kelainan organ. Pada kondisi ini hanya diperlukan metode kanguru yakni sang ibu yang memeluk bayi secara kontinyu. Hal ini dilakukan agar bayi terus mendapat kehangatan alami dari ibunya. Dengan cara ini diharapkan bayi bisa merasa nyaman dan terus tumbuh secara alami. Lama prosesnya tergantung pada usia dan berat bayi. Semakin tumbuh si bayi maka semakin sedikit juga waktu yang diperlukan ibu untuk memeluk bayinya. 

Level kedua yakni high care. Pada kondisi ini biasanya diterapkan karena bayi prematur mengalami sedikit gangguan fungsi organ. dr. Rina mencontohkan misalnya bayi mengalami susah nafas sehingga harus mendapatkan bantuan dari alat. Pada level ini bayi harus ditangani lebih serius jadi biasanya dalam beberapa waktu akan dipisahkan dari sang ibu sampai bayi dirasa bisa lepas dari alat bantuan.

Pada level terburuk, bayi prematur harus mendapatkan intensive care. Level ini diterapkan saat bayi prematur lahir dengan berbagai gangguan atau kelainan organ tubuh. "Misalnya bayi lahir jantungnya bocor, ususnya terburai dan sebagainya. Jelas ini harus ditangani secara total," kata dr. Rina. Bayi yang seperti inilah yang membutuhkan ruangan dan alat khusus misalnya Nicu, Picu dan sebagainya.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini