Image

Catat! Ini Penyebab Stres Tingkat Tinggi dan Bahayanya bagi Kesehatan Fisik

Maharani Putri Sabillah, Jurnalis · Rabu 15 November 2017, 18:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 15 481 1814625 catat-ini-penyebab-stres-tingkat-tinggi-dan-bahayanya-bagi-kesehatan-fisik-KIbL9GFWfy.jpg Ilustrasi (Foto: Dailymail)

STRES merupakan suatu kondisi di mana seseorang mengalami tekanan mental atau beban pikiran yang dapat memengaruhi kondisi tubuh. Stres melibatkan unsur psikis dan unsur fisik sekaligus. Ibarat ada asap pasti ada api, stres juga demikian.

Ada berbagai pemicu yang menyebabkan seseorang timbul rasa stres. Pemicu tersebut akan berbeda pada setiap orang. Namun, menurut Psikolog Dewi Haroen, rata-rata penyebab stres tingkat tinggi dikarenakan kematian.

Dewi Haroen mengatakan, kematian berada di tingkat atas penyebab stres, yaitu 100%. Terlebih jika kematian tersebut berasal dari orang tersayang, seperti pasangan, orangtua, anak, atau teman dekat.

Kehilangan orang yang dicintai memang menyita waktu dan membuat seseorang yang ditinggalkan merasa kehilangan segalanya. Kematian merupakan faktor stres yang bisa menghancurkan seseorang secara emosional dan sulit untuk dipulihkan.

Karena berada di level tertinggi, seseorang yang stres akibat ditinggal kematian lebih berisiko terkena penyakit yang dapat memengaruhi kesehatan fisiknya.

Psikolog lulusan Universitas Indonesia itu juga mengatakan, faktor penyebab stres di bawah kematian ialah perceraian. Ia mengatakan perceraian mengambil 75% dari faktor penyebab stres.

Perceraian dapat terjadi akibat permasalahan keharmonisan rumah tangga. Banyak pemicu yang bisa menyebabkan perceraian, bisa dari internal ataupun eksternal.

Perceraian bukanlah perkara yang sepele.Banyak dampak yang terjadi akibat perceraian, di antaranya trauma berkepanjangan untuk memulai hubungan, memengaruhi finansial, serta memengaruhi kondisi anak yang menjadi korban perceraian orangtuanya.

Perceraian menjadikan seseorang untuk tinggal sendiri. Menghabiskan waktu sendirian juga merupakan faktor penyebab stres yang tingkatnya setara dengan perceraian. Seperti kasus yang sedang ramai diperbincangkan, yaitu kasus bocah berusia 5 tahun yang dianiaya hingga tewas oleh ibu kandungnya sendiri, Novi Wanti.

Novi diketahui tinggal sendiri di sebuah rumah indekos berukuran 3x2 meter bersama anak semata wayangnya. Keadaan tersebut membuat Novi berada di stres level 75%. Akibat stres yang Novi alami, ia pun melampiaskan emosinya kepada anaknya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini