nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tidak Hanya Rugikan Kesehatan, Merokok Merugikan Ekonomi Negara

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 22 November 2017 14:48 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 22 481 1818521 tidak-hanya-rugikan-kesehatan-merokok-merugikan-ekonomi-negara-RzqXdzsZ1p.jpg Merokok merugikan ekonomi negara (Foto:Ist)


TEMBAKAU dan rokok jadi satu keterkaitan yang dapat menimbulkan dampak bagi kesehatan. Membahas keduanya sejak lama dianggap kontroversi bagi sebagian kalangan.

Fatalnya, rokok tidak hanya menimbulkan dampak penyakit, tetapi juga merugikan ekonomi negara. Tapi masyarakat Indonesia belum memahami dampak ini, sehingga dapat mengganggu kehidupannya dalam jangka panjang.

Menteri Kesehatan RI Prof Dr dr Nila F Moeloek SpM(K) menegaskan, bicara soal tembakau rasanya tak pernah habis. Persoalan ini bisa merugikan kedua sisi, dari kesehatan dan ekonomi.

"Setelah era JKN, penyakit kardiovaskular meningkat akibat kebiasaan merokok. Angkanya sudah nomor satu dan menyerap biaya banyak," kata Prof Nila saat ditemui di Kantor Kementerian Kesehatan, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (22/11/2017).

BACA JUGA:

Jangan Lakukan 2 Hal Ini saat Gunakan Kontainer Plastik sebagai Wadah, Berbahaya!

Tidak hanya penyakit kardiovaskular, seorang perokok berat juga dapat menderita diabetes. Dampak ini harus bisa dicegah dan diatasi, agar tidak mengganggu kualitas hidup masyarakat.

Sering sekali diingatkan agar masyarakat dapat berhenti merokok dan mengubah kebiasaan pola hidup sehat. Ini merupakan kunci penting yang harus dilakukan demi mencegah kematian dini.

Bukan soal itu saja, akibat merokok orang juga dapat mengalami tuberkulosis atau TBC. Jumlah penderitanya semakin meningkat, apalagi Indonesia menduduki peringkat kedua untuk penyakit ini.

"TBC paling banyak diderita oleh seorang perokok dan minum alkohol. Barangkali kita harus pikirkan dampak ini dan harus dikontrol penyakitnya, apalagi bisa memicu resistens dan MDR TB," imbuhnya.

BACA JUGA:

Tampil bak Swan Lake, Chelsea Islan Eksis di Victoria's Secret Fashion Show 2017

Tapi sayangnya, masyarakat Indonesia yang terbiasa merokok masih banyak. Mereka belum sadar akan bahaya asap rokok dan zat-zat beracun dari rokok itu.

Masyarakat butuh edukasi supaya mampu untuk berhenti merokok. Hal ini penting dilakukan untuk mencegah beban negara akibat rokok dan penyakit bahayanya.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini