nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Faktor Biologis Ternyata Mendorong Anak Memilih Permainan Sesuai Jenis Kelamin

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 22 November 2017 17:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 22 481 1818608 faktor-biologi-ternyata-mendorong-anak-memilih-permainan-sesuai-jenis-kelamin-e3ChqQhkVF.jpg

KESETARAAN gender masih menjadi isu yang hangat untuk diperbincangkan hingga saat ini. Dalam hal ini, baik laki-laki maupun perempuan memiliki kedudukan yang sama untuk menerima perlakuan dan tidak didiskriminasi karena jenis kelamin. Tapi sadarkah Anda bahwa perbedaan perlakuan sudah terjadi sejak dini?

Sebagai contoh, anak perempuan biasanya diarahkan untuk bermain boneka, masak-masakan, dan merias wajah. Sedangkan anak laki-laki diarahkan untuk bermain mobil-mobilan, merakit gedung, dan tembak-tembakan. Secara tidak langsung, pengarahan ini tidak sesuai dengan prinsip kesetaraan gender. Sebenarnya setiap anak bebas untuk bermain apa saja terlepas dari jenis kelamin mereka.

Akan tetapi, sebuah penelitian baru mengungkapkan diarahkan atau tidak, setiap anak mempunyai dorongan biologis di dalam tubuhnya untuk memilih jenis permainan yang mereka inginkan. Anak laki-laki cenderung memilih bentuk permainan yang agresif dan anak perempuan memiliki naluri inbuilt ketika bermain sesuatu hal.

Penelitian yang dilakukan oleh psikolog dari University of London ini mengungkapkan anak-anak cenderung memilih permainan yang sesuai dengan jenis kelamin mereka. Meski begitu, dampak feminisme pada orangtua, iklan, dan media membuat anak perempuan kini kurang tertarik pada permainan yang sesuai dengan jenis kelamin mereka. Hal ini berbeda dengan anak laki-laki yang tetap memilih mainan sesuai jenis kelaminnya.

Menurut para psikolog, anak perempuan lebih mudah dipengaruhi saat mereka bertumbuh dewasa melalui orangtua, orang-orang dewasa di sekitarnya, dan berdasarkan informasi yang didapat dari media.

“Selama beberapa dekade terakhir, semakin sedikit anak perempuan yang bermain sesuai bawaan biologis mereka. Bisa jadi hal ini mengindikasikan adanya pergerakan menuju kesetaraan gender yang lebih besar. Namun, terlepas dari semuanya itu, masing-masing anak benar-benar memilih mainan yang diketik menurut jenis kelamin mereka,” ungkap penelitian seperti yang dikutip dari Daily Mail, Rabu (22/11/2017).

Makalah penelitian menambahkan, ada perbedaan yang cukup kuat di antara pilihan mainan anak perempuan dan anak laki-laki. Hal itu sangat beragam dan dipengaruhi oleh konteks pengujian, usia anak, serta konsistensi dalam menemukan perbedaan jenis kelamin. Faktor itulah yang menunjukkan pengaruh bawaan terhadap perilaku pemilihan mainan.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini