nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perawatan Wajah Terbaru dengan Enzyme Therapy, Kalimat Beauty is Pain Kian Tak Berlaku

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 24 November 2017 08:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 23 194 1819472 perawatan-wajah-terbaru-dengan-enzyme-therapy-kalimat-beauty-is-pain-kian-tak-berlaku-mALIyGWHDD.jpg

KITA semua pasti sudah familiar dengan istilah 'Beauty is Pain', yang kurang lebih mengartikan bahwa jika seseorang ingin memiliki tampilan wajah yang menarik maka sedikit tidak mungkin untuk mencapai keinginan tersebut tanpa harus disertai dengan rasa sakit.


Memang, selama ini istilah 'Beauty Is Pain' alias kalau mau cantik haruslah bersakit-sakit dahulu kerap digunakan untuk menggambarkan kerasnya usaha dari kaum wanita untuk mencapai kesempurnaan dan kecantikan yang diinginkan. Sebab untuk tampil menawan nan sempurna, seringnya seorang wanita harus dulu melakukan perawatan dengan pengorbanan.


Misal sebut saja contohnya harus berhadapan dengan jarum, ketika melakukan prosedur seperti teknik laser, atau botox dan juga filler yang memang menggunakan teknik suntik. Namun sebenarnya adakah treatment kecantikan yang modern yang tidak disertai dengan rasa sakit?


Well, jawabannya ternyata ada loh! Ada metode perawatan wajah modern yang penerapannya tidak perlu melakukan injeksi atau sinar laser apapun ke wajah. Jawabannya adalah terapi enzim atau biasa disebut enzyme therapy, yakni sebuah rangkaian perawatan enzim yang ditemukan oleh DR. Danne Montague-King sebagai seorang dermatologis, scientist dan botanist, dengan konsep remove, rebuild, protect dan maintain dalam pengaplikasian perawatan dasar yang dimulai dari tahap cleansing massage, skin detox, pelembutan komedo, brightening lalu diakhiri dengan masker enzim.


Seperti namanya, dalam treatment yang satu ini maka yang menjadi highlight utama adalah masker enzim. Masker enzim ini disebutkan memiliki keistimewaan untuk kulit, sebab efektif untuk melepas sel kulit mati, meningkatkan sirkulasi oksigen, dan aktivitas sel kulit, mendetoksifikasi kulit wajah, hingga memicu pertumbuhan kolagen agar bisa diproduksi sehingga akhirnya kulit menjadi kencang dan elastis.


Enzim sendiri adalah biokatalisator alami yang bertindak sebagai katalisator oginak yang dapat membantu mempercepat proses metabolisme tanpa harus mengubah struktur kimianya. Di tubuh manusia diketahui sudah terdapat lebih dari 1300 enzim, melalui terapi enzim DMK maka enzim-enzim yang ada dalam tubuh akan distimulasi untuk lebih aktif dalam metabolisme kulit.


Lalu treatment ini bisa diterapkan pada kondisi kulit apa saja ya? Nah, sebagaimana dituturkan oleh Muchtar Tjia Managing Director sekaligus pemilik dari klinik DMK (Danne Montague King) Indonesia, terapi enzim ini bisa diterapkan di semua kondisi kulit.


"DMK Enzyme Therapy ini cocok untuk segala kondisi kulit ya. Baik itu jerawat, pigmentasi, lalu ada scar, pre dan post plastic surgery pun. Nantinya usai perawatan, akan bisa dilihat dan terasa langsung hasilnya. Sebab kulit wajah langsung menjadi cerah karena aliran darah dipompa lancar ke wajah," papar Muchtar saat dijumpai Okezone, Kamis (23/11/2017) di klinik DMK, Radio Dalam, Pondok Indah.


Untuk metode perawatannya, secara sekilas terapi enzim ini tidak ubahnya seperti proses facial di salon biasa kok sehingga sangat nyaman untuk dilakukan karena tidak disertai dengan rasa sakit. Langkah pertama ialah, kulit wajah dibersihkan dari segala kotoran dan sisa make-up yang menempel menggunakan cairan formula khusus selama kurang lebih 60 detik, dengan tujuan untuk mengangkat sel-sel kulit yang mati.


Kemudian step berikutnya adalah setelah wajah dibersihkan ialah detoksifikasi, dengan mengaplikasikan cairan bening seperti air atau toner selama kurang lebih 3-5 menit yang bertujuan untuk mengangkat racun dari kulit wajah. Setelah itu, baru dilakukan step bernama quick pill dengan mengoleskan cairan khusus menggunakan tangan untuk membuka capillary sehingga aliran lebih lancar dan mengangkat sel kulit mati, di step selama 2-3 menit ini di kulit wajah akan muncul sedikit sensasi rasa panas, namun jangan khawatir karena sensasi hangat ini wajar terjadi.


Di langkah keempat ada spectacular, yang fungsinya untuk memperlancar saluran limpatik yakni saraf pembuangan di dalam tubuh. Di sini, wajah akan dibalurkan bubuk kering alias dry powder vitamin C stabilized (tidak menguap dan bekerja langsung memberikan oksigen ke kulit) yang begitu terkena suhu tubuh langsung lumer dan masuk meresap ke dalam kulit, begitu selesai dibalurkan merata ke wajah cukup butuh waktu sekitar 2-3 menit saja untuk melanjutkan ke step yang berikutnya. Lalu selanjutnya, barulah dioleskan masker enzym jenis satu, dua, dan tiga. Masker enzim ini hadir dengan warna transparan alias bening tidak berwarna, dan tidak berbau apapun sebab bersifat natural. Di step kelima inilah, kulit wajah akan terasa kencang dan akan muncul efek sensasi seperti dipijat-pijat,


Setelah masker enzim dioleskan merata, cukup didiamkan hingga mengering selama kurang elbih 30-40 menit. Di 15 menit pertama, akan ada reaksi alami yakni mulai muncul efek kulit seperti tertarik kencang, dipompa, dan aliran darah terasa lancar bagi sebagian orang. Setelah kering, masker tinggal dibersihkan dari wajah, lalu kemudian kulit di-infused nutrisi lain seperti protein dan vitamin C. 


Menariknya, Muchtar Tjia menyebutkan lebih lanjut treatment terapi enzim yang bisa didapatkan dengan rentang harga standar yakni 1-1,9 juta rupiah.

"Setelah usai melakukan treatment, pasien langsung bisa mengenakan make-up, terkena udara luar dan panas matahari, bahkan tidak dipantang menghindari makanan jenis tertentu. Untuk hasil ideal, treatment terapi enzim ini bisa dilakukan dengan rentang waktu satu minggu untuk perawatan yang pertama dan kedua, baru setelahnya standarnya dilanjutkan dengan intensitas sekali dalam satu bulan," tandasnya.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini