Ini Alasan Kue Jajanan Pasar Mulai Dilupakan Masyarakat Indonesia

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 23 November 2017 22:35 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 23 298 1819551 ini-alasan-kue-jajanan-pasar-mulai-dilupakan-masyarakat-indonesia-YPquB4CrdH.jpg Jajanan Pasar (Foto: Dimas/Okezone)

INDUSTRI kuliner nusantara kembali bergairah. Munculnya tren-tren makanan kekinian menjadi salah satu bukti nyata. Kendati demikian, hal tersebut ternyata menimbulkan sebuah dilema tersendiri bagi para pegiat kuliner. Mereka berada di antara dua pilihan sulit yaitu, mengikuti tren kuliner ala western atau melestarikan kuliner nusantara yang nyaris ‘punah’ seperti jajanan pasar.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, jajanan pasar ternyata kembali digandrungi para pencinta kuliner setelah kemunculan kue cubit kekinian yang mendapatkan respons positif. Namun sayang, tren positif ini tidak diikuti oleh varian kue tradisional lainnya.

Padahal, para chef profesional Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk menghidupkan kembali olahan jajanan pasar yang mulai terlupakan. Salah satunya dengan memasukkan unsur kue tradisional ke dalam makanan modern.

"Tantangan utamanya adalah menggrab market baru dengan formula-formula lama. Beberapa waktu lalu kami sempat meluncurkan olahan kue tart dengan rasa nastar dan talas. Ini merupakan salah satu cara terbaik untuk mengenalkan hidangan tradisional kepada generasi-generasi muda (jaman now)," tutur David, salah satu pengusaha katering Makanan, dalam konferensi pers Kampanye 101 Jajanan Pasar Indonesia, di Balai Sudirman, Jakarta Selatan.

Hal senada juga diakui oleh Ade Putri, seorang Food Blogger, selain inovasi para pegiat kuliner juga harus mulai memperhatikan tampilan dan kemasan hidangan yang mereka olah, dalam hal ini adalah membuat jajanan pasar menjadi lebih menarik.

"Warna jajanan pasar itu menarik banget dan sangat beragam. Tinggal tampilan kemasannya saja yang harus dikreasikan. Kebiasaan jaman sekarang kan orang-orang cenderung memfoto makanannya terlebih dahulu dari pada berdoa. Jadi tampilan itu sangat penting," tukas Ade.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini