Terungkap! Ini 4 Alasan Mantan Vegetarian Kembali Konsumsi Daging

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 24 November 2017 07:37 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 24 298 1819666 terungkap-ini-4-alasan-mantan-vegetarian-kembali-konsumsi-daging-pdeiG0IlDU.jpg Makan Burger (Foto: Mashed)

ADA sejumlah alasan mengapa banyak orang memutuskan untuk menjadi vegetarian. Mulai dari alasan kesehatan, hingga menentang kekejaman terhadap hewan. Selain itu, menjadi vegetarian juga dipercaya dapat mengubah gaya hidup menjadi lebih baik.

Namun belakangan ini, banyak vegetarian yang memutuskan untuk membuang jauh-jauh smoothie kale mereka dan menggantinya dengan seporsi besar burger daging. Hal tersebut tentunya membuat orang bertanya-tanya, apa yang membuat para vegetarian berubah pikiran dan kembali mengonsumsi daging. Dilansir dari Mashed, Kamis (24/11/2017), berikut ulasan lengkapnya.

Secara alami tubuh mendambakan daging

Sebagian besar mantan vegetarian mengakui bahwa tubuh mereka kerap menunjukkan gejala-gejala tertentu seperti meningkatnya hasrat untuk menyantap daging.

“Tubuhku seolah ingin mengonsumsi daging kembali, dan awalnya dibarengi dengan masalah pencernaan yang cukup serius. Aku memutuskan untuk mendengarkan keingingannya dan mulai mengonsumsi daging. Belakangan aku merasa lebih puas setiap kali makan,” tutur ahli gizi Emily Cooper.

Tipe darah tertentu membutuhkan daging

Ketika masalah kesehatan muncul, para vegetarian dihadapi oleh pilihan yang sangat menyulitkan, apakah mereka akan bertahan atau kembali menjadi pemakan daging. Banyak orang yang merasa cepat lelah dan tidak pernah puas saat menyantap makanan vegetariannya.

“Saya memiliki golongan darah O+ dan menurut dokter, darah saya akan berfungsi lebih baik jika saya mengonsumsi daging merah. Setelah mengetahui kualitas daging sapi yang ada di daerah saya, saya memutuskan untuk kembali mengonsumsi daging. Khasiatnya pun sangat menakjubkan, saya dapat tidur jauh lebih nyenyak dibandingkan saat menjadi vegetarian. Kini, saya menjalani diet khusus dengan komposisi 80 persen konsumsi sayuran dan 20 persen konsumsi daging, “ ujar Brittney Hiller yang berprofesi sebagai guru yoga.

Daging bisa menambah kesuburan

Jika Anda memiliki masalah kesuburan, olahan daging ternyata bisa menjadi salah satu solusinya. Hal ini diakui oleh seorang hali akupuntur bernama Elizabeth Trattner. Ia rela melepas gaya hidup vegetariannya demi mendapatkan momongan.

“Tubuh saya membutuhkannya (daging). Sebenarnya, saya tidak hamil selama sepuluh tahun menikah. Saya memutuskan untuk kembali memakan daging (kalkun) dan setelah melakukannya selama enam bulan, saya positif hamil,” jelas Trattner.

Mulai sakit-sakitan

Mendengar kata vegetarian, sebagian orang pasti akan membayangkan seseorang dengan gaya hidup sehatnya. Namun, berdasarkan pengakuan Trattner, ketika Anda menerapkan pola hidup tersebut, Anda justru akan merasakan rasa sakit sepanjang waktu.

“Saya selalu menyayangi hewan, dan memikiran orang-orang menyantap daging hewan itu membuat saya sakit. Tetapi, tidak mengonsumsi protein hewani sama sekali justru membuat saya lebih sakit. Setelah mencoba menerapkan pola hidup vegetarian dan vegan, saya memutuskan untuk kembali mengonsumsi protein hewani,” tukas Trattner.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini