nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Pesan Jokowi untuk Kahiyang-Bobby dalam Mengarungi Rumah Tangga

Dewi Kania, Jurnalis · Sabtu 25 November 2017 12:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 25 196 1820382 pesan-jokowi-untuk-kahiyang-bobby-ananda-berusaha-saling-menyayangi-mencintai-dan-tanggung-jawab-kepada-bangsa-dan-negara-6FrFZvbDOF.jpg Jokowi memberikan pesan kepada Kahiyang-Bobby (Foto: Inews)

PRESIDEN Joko Widodo memberikan nasihat khusus kepada Kahiyang-Bobby. Isinya sangat menyentuh dan pesannya agar mempelai berdua bisa membangun nama baik keluarga dan pernikahan mereka berguna bagi bangsa.

Sebelum memberikan nasihat, bapak dari Kahiyang Ayu itu mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar pengantin pria, yakni marga Nasution dan Siregar. Karena pernikahan ini, putri satu-satunya itu mendapatkan gelar Siregar dari ibu pengantin pria.

"Dari lubuk hati yang paling dalam, saya sampaikan terima kasih atas penerimaan dengan adanya sambutan pesta adat yang luar biasa dan. Termausk pemberian marga Siregar kepada putri saya," ucap Joko Widodo.

Jokowi menambahkan, pernikahan adat yang dilakukan ini penuh filosofi dan penuh makna. Dia yakin, persaudaraan semakin kuat dan berlanjut hingga akhir hayat dan berguna untuk bangsa dan negara.

"Bobby Kahiyang, dalam rangkaian upacara adat banyak nasihat dari tetua. Ananda berusaha untuk saling menyayangi, mencintai dan tanggung jawab masing-masing. Tanggung jawab kalian kepada sosial dan masyarakat, bangsa dan negara," imbuhnya.

Ada juga beberapa pantun adat yang diucapkan presiden RI ke-7 tersebut. Berikut isinya yang bisa dipahami dan menjadi pesan khusus untuk kedua mempelai.

Kasih sayang membawa persatuan dan kesatuan, yang membawa kebaikan bersama.

Untuk hidup bahagia, kita harus jaga sopan santun. Jika tidak, malapetaka akan datang.

Manis bukan hanya di mulut, tapi juga di hati. Kebaikan yang dikatakan dan dilakukan harus sepenuh hati.

Jika ada kemalangan, walau tidak diundang kita wajib datang menolong. Jika ada kegembiraan, kita wajib datang saat diundang saja.

Kalau kita banyak menanam, kita banyak memetik hasilnya. Banyak-banyaklah berbuat kebaikan, agar bisa memetik kebahagiaan. Horas, horas, horas!

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini