nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ingin Mengolah Tanaman Herbal Jadi Obat? Tidak Boleh Sembarangan, Ini Aturannya

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 25 November 2017 20:17 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 25 481 1820550 ingin-mengolah-tanaman-herbal-jadi-obat-tidak-boleh-sembarangan-ini-aturannya-SnmSgVXU6f.jpg Ilustrasi (Foto: Milenijhoteli)

KETIKA sebuah literasi atau referensi menjelaskan bahwa sebuah tanaman atau bahan alami mampu menyembuhkan penyakit, apa yang akan Anda lakukan? Sekadar mencuci lalu memakannya langsung? Ternyata, tidak semua bisa dilakukan secara demikian.

Ya, pada kenyataannya, ada aturan yang mesti diikuti untuk bisa menghasilkan tanaman herbal penyembuh penyakit. Ini memang tidak berlaku untuk semua tanaman, tetapi, ada baiknya memang harus diolah terlebih dulu sampai akhirnya Anda bisa mengonsumsinya.

Seperti yang diutarakan dalam artikel Make a Simple Herbal Extract yang ditulis Dustin Courts di Wonder How To. Dalam laman tersebut, dijelaskan secara gambling bagaimana akhirnya tanaman herbal bisa dijadikan obat penawar penyakit. Dan sekali lagi, tidak sekadar langsung dimakan, lho.

Ada beberapa tahapan yang mesti diikuti. Tahapan-tahapan tersebut terkesan sederhana, tetapi siapa sangka, itu semua bermaksud agar tanaman herbal benar-benar bisa menjadi manfaat bagi tubuh.

Nah, apa saja tahapannya?

Tahap 1: Temukan tanaman herbal yang tepat

Untuk penyakit-penyakit tertentu, Anda mungkin akan mengalami kesulitan untuk mencari sumber tanaman herbalnya. Biasanya Anda hanya tinggal ke dapur lalu menemukan kunyit atau jahe, kini mungkin Anda harus mencarinya dengan usaha yang lebih besar, missal ke pasar atau ke toko obat tradisional.

Nah, kalau sudah menemukan, pastikan dengan betul bahwa tanaman tersebut memang tumbuhan herbal yang sedang Anda cari. Pada beberapa kasus, ada tanaman herbal yang ternyata menyerupai tanaman beracun. Dustin coba mencontohkannya Queen Anne’s Lace dengan Water Hamelock. Sepintas, tanaman itu memang serupa. Tapi faktanya, tidak begitu.

Tahap 2: Menemukannya

Ternyata bagian ini penting untuk diketahui. Sebab, lokasi tanaman herbal itu berada menjadi penting bagi kesehatan Anda. Menurut Dustin, hindari area yang tercemar polusi, seperti pinggir jalan, tempat pembuangan sampah, tempat pembuangan industri, atau tempat lain yang tidak bersih.

Hal itu penting karena sebagian besar tanaman memusatkan esensi mereka di akar. Meskipun, pada kenyataannya akar tanaman bisa membedakan mana zat kimia mana yang baik untuk tubuh tanaman. Tapi, todak ada salahnya untuk menemukan tanaman herbal dari tempat yang ideal.

Tahap 3: Persiapan tanaman

Pada tahap ini maksudnya adalah mulai dari pembersihan sampai dengan penyimpanan.

Jadi, setelah Anda menemukan tanaman yang dicari, bersihkan segera di bawah air bersih yang mengalir. Pastikan semua kotoran seperti tanah atau debu bisa dibersihkan hanya dengan tangan Anda. Pembersihan mesti dilakukan di tempat yang bersih.

Setelah itu, kupas atau potong-potong tanaman tersebut. pergunakan alat bantu seperti pisau jika dirasa sulit untuk memotong tanaman herbal itu. Jika sudah, kembali bersihkan. Sebab, bagian dalam tanaman juga ternyata mesti dibersihkan. Pasalnya, ada beberapa tanaman yang ketika dipotong, dia mengeluarkan getah yang kurang baik.

Jika sudah, tanaman kemudian dimasukkan ke dalam wadah penyimpanan. Eits! Tidak sekadar itu. Anda mesti menambahkan minyak zaitun ke dalam wadah tersebut. Ini difungsikan agar khasiat tanaman tidak cepat memuai. Oh iya, penting untuk diketahui juga bahwa minyak zaitun yang digunakan harus yang kadarnya 100%, ya.

Setelah proses itu selesai, pastikan wadah tertutup dengan sangat rapat. Jika wadah terbuka, dikhawatirkan ada bakteri atau kuman yang masuk dan malah akan membuat olahan tanaman herbal Anda tidak bermanfaat lagi.

Cara memastikannya bisa dengan mengunci rapat tutup wadah dengan bantuan kain. Setelah itu Anda bisa mengocoknya sebanyak 10 kali kemudian diamkan. Dan pastikan kembali tutup wadah tidak mengalami kebocoran.

Tahap 4: penyimpanan

Setelah wadah berisi olahan bahan herbal, diamkan selama 3 minggu. Selama masa penyimpnanan, diwajibkan untuk mengocok wadah tersebut setiap hari. Fungsinya agar tidak muncul jamur di dalam wadah dan itu akan membahayakan tubuh Anda.

Selamat mencoba!

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini