nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tiongkok-Indonesia Jalin Kerjasama Konservasi Lewat Giant Panda

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Senin 27 November 2017 20:35 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 27 406 1821533 tiongkok-indonesia-jalin-kerjasama-konservasi-lewat-giant-panda-E9JRL8RhGK.jpg Panda (Foto: Putra Ramadhani)

DALAM rangka kerjasama konservasi Giant Panda Indonesia-Tiongkok, Wakil Perdana Menteri Republik Rakyat Tiongkok, H.E Madame Liu Yandong mendatangi lokasi wisata Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Menurut Madame, kerjasama di bidang konservasi ini adalah simbol yang sangat penting bagi hubungan kedua negara sejak dibangunnya hubungan kemitraan strategis antara Indonesia-Tiongkok tahun 2013.

"Hubungan kedua negara terus maju kepercayaan politik terus ditingkatkan dan kejasama berbagai bidang terus diperdalam dengan dukungan dari Presiden Sin Jinping dan Presiden Joko Widodo," kata Madame di TSI Cisarua, Bogor, Minggu (26/11/2017).

BACA JUGA:

Pada tahun 2015 Indonesia-Tiongkok mendirikan mekanisme pertukaran kebudayaan tingkat wakil perdana menteri. Akhirnya, pada Agustus 2016, digelar rapat kedua terkait mekanisme kebudayan tingkat wakil perdana menteri di Piyang, Tiongkok.

"Waktu itu saya dengan Ibu Puan Maharani (Menko PMK) menyaksikan MOU dan menandatangi soal Giant Panda. Setelah satu tahun persiapan, Giant Panda datang ke Indonesia membawa persahabatan antara Tiongkok dengan Indonesia," jelasnya.

Dengan dibangunnya kerjasama dalam konservasi Giant Panda ini, Madame berharap agar ke depannya dapat lebih meningkatkan kemajuan dan kerjasama baik di bidang ekonomi, sosial budaya, maupun ekosistem antara Indonesia dengan Tiongkok.

"Sifat panda yang lucu akan disukai dan dicintai rakyat Indonesia dan membawa kemitraan. Taman safari sangat cocok untuk kehidupan Giant Panda dan sangat menyukai bambu Indonesia. Indonesia adalah kampung halaman kedua bagi mereka," ungkapnya.

 

Sementara itu, Direktur Taman Safari Indonesia Jansen Manangsang mengaku senang dengan adanya kunjungan resmi yang dilakukan oleh delegasi Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok ini.

Ke depan, Jansen berharap kerjasama konservasi Giant Panda ini menjadi awal dari berbagai kerjasama strategis antara Indonesia dengan Tiongkok dalam memajukan ilmu pengetahuan dan konservasi satwa.

"Taman Safari Indonesia bangga bisa membuktikan kredibilitas sebagai lembaga konservasi di Indonesia yang ditunjuk Tiongkok menjaga kelestarian satwa penting dunia seperti Giant Panda. Proses adaptasi panda serta operasional telah dilaksanakan. Istana Panda Indonesia telah siap," ujar Jansen.

Sebelumnya, sepasang Giant Panda, Cai Tao dan Hu Chun resmi tiba di Indonesia pada akhir bulan September lalu. Kedua satwa ini telah selesai menjalani masa karantina yang sukses di Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua, Bogor, Jawa Barat.

BACA JUGA:

Saat ini, Giant Panda telah menempati salah satu kawasan di area TSI yang berada di ketinggian 1.800 Mdpl. Tempat ini memiliki udara yang sejuk berkisar antara 15-24 derajat celcius yang cocok dan hampir mirip dengan habitat alaminya di Tiongkok.

(dno)

Berita Terkait

Hewan Panda

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini