Klaim Sembuhkan Berbagai Penyakit, Kemenkes Semprit Kangen Water

Dewi Kania, Jurnalis · Senin 27 November 2017 13:03 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 27 481 1821176 klaim-sembuhkan-berbagai-penyakit-kemenkes-semprit-kangen-water-1II0ZHJtR6.jpg Ilustrasi (Dok Okezone)

JAKARTA - Beredarnya iklan berupa brosur mengenai kegunaan dari Kangen Water bisa mengobati segala macam penyakit itu tidak benar. Kementerian Kesehatan meminta agar masyarakat waspada dengan produk MLM dan mencermati berbagai unsurnya, apalagi terkait produk kesehatan.

Kementerian Kesehatan telah melakukan pemeriksaan produk mesin purifikasi air yang diperdagangkan oleh PT. EI pada tanggal 10 November 2017. Hasilnya, Kemenkes menginstruksikan kepada pengelola pabrik agar menarik produk brosur iklan terkait minuman ini.

Adapun isi tulisan dari iklan tersebut mengklaim bahwa produk mesin pembuatan Kangen Water diakui negara atau Kementerian Kesehatan. Padahal tidak ada bukti yang menunjukkan hal itu saat air dijual bebas di pasaran.

"Pihak perusahaan harus menarik semua brosur yang terkait informasi yang mengklaim bahwa produk mesin kangen water sebagai “medical device”," ujar Kepala Biro Hukum dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan Oscar Primadi lewat siaran persnya, Senin (27/11/2017).

Tak cuma itu, Kemenkes juga meminta kepada perusahaan agar produk mesin ionisasinya dapat memproduksi air yang sehat. Pemerintah juga mengimbau PT. EI agar menindaklanjuti hasil pemeriksaan dalam waktu 7 hari.

Karenanya, Oscar meminta kepada masyarakat agar berhati-hati memilih produk kesehatan yang dijual bebas. Apalagi tawaran dari perusahaan MLM yang hampir tidak jelas asal-usulnya.

(Baca Juga: Anak Ini Jadi Viral karena Dianggap Paling Cantik Sedunia, Matanya Indah Banget!)

"Kami minta agar masyarakat berhati-hati terhadap produk yang dijual bebas, baik melalui TV media atau di jual di mall-mall/MLM yang mengklaim sebagai alat kesehatan. Apalagi dapat mengobati atau menyembuhkan berbagai penyakit," ujarnya.

Diimbau pula agar masyarakat tetap tenang dan berhati-hati terhadap tawaran-tawaran yang belum dapat dipahami. Apalagi banyak iklan produk kesehatan yang menggiurkan, tapi belum tentu benar kegunaannya.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini