nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Obesitas, Penyebab Utama 800 Ribu Penyakit Kanker di Seluruh Dunia

Ajeng Dwiri Banyu, Jurnalis · Selasa 28 November 2017 13:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 28 481 1821849 obesitas-penyebab-utama-800-ribu-penyakit-kanker-di-seluruh-dunia-KqSw3lAM6J.jpg Kegemukan penyebab kanker (Foto:Asiaone)

BERAT badan ideal adalah dambaan setiap orang. Memiliki berat badan yang ideal akan membuat kepercayaan diri meningkat. Namun, belakangan ini diketahui bahwa penyebab terbesar dibalik penyakit kanker adalah kelebihan berat badan atau obesitas.

Obesitas adalah penumpukan lemak yang sangat tinggi di dalam tubuh sehingga membuat berat badan berada di luar batas ideal. Studi menunjukkan, hampir 6% kasus kanker baru pada 2012, yaitu sekitar 800.000 kasus disebabkan oleh diabetes dan kelebihan berat badan.

BACA JUGA:

Selain Hangatkan Suasana, Seruput 7 Jenis Teh Ini Baik untuk Kesehatan Anda

Jika berat badan di atas 25 dari indeks massa tubuh atau BMI, bertanggung jawab dua kali lebih banyak jenis kanker yang akan muncul. Kanker yang berasal dari kombinasi diabetes hampir dua kali lebih umum terjadi pada wanita daripada pria.

Kondisi tersebut sering ditemukan karena obesitas sendiri merupakan risiko diabetes yang utama. “Obesitas telah dikaitkan dengan kanker dari beberapa waktu lalu, tapi hubungan antara diabetes dan obesitas baru saja diketahui baru-baru ini.” ujar Jonathan Pearson-Stuttard, seorang peneliti klinis di Fakultas Kedokteran Imperial College London.

Ia juga menambahkan bahwa diabetes baik sendiri atau dikombinasikan dengan obesitas atau kelebihan berat badan bertanggung jawab atas ratusan ribu kasus kanker setiap tahun di seluruh dunia.

BACA JUGA:

Berhias Berlian, Inikah Harga Fantastis Cincin Tunangan Meghan Markle dari Pangeran Harry?

Pada saat ini, kanker yang disebabkan dua kondisi tersebut meningkat 30% untuk wanita dan 20% untuk pria dalam waktu kurang dari 20 tahun. Bagi pria, obesitas dan diabetes menyumbang lebih dari 40% kanker hati, sedangkan untuk wanita bertanggung jawab atas sepertiga dari kanker rahim.

“Di masa lalu, sejauh ini rokok merupakan faktor risiko utama kanker, namun kini profesional kesehatan juga harus sadar bahwa pasien yang menderita diabetes dan obesitas juga memiliki peningkatan risiko kanker.” lanjut Pearson-Stuttard.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini