Konsumsi Bawang Putih Bisa Bantu Lawan Penyakit Fibrosis Kistik

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Rabu 29 November 2017 10:32 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 29 481 1822410 konsumsi-bawang-putih-bisa-bantu-lawan-penyakit-fibrosis-kistik-HyDy9XybUA.jpg Ilustrasi (Foto: Boldsky)

BAWANG putih tak hanya bisa dimanfaatkan untuk masak. Para periset telah menemukan, mengonsumsi bawang putih yang mengandung senyawa sulphurous aktif dapat membantu melawan bakteri yang ditemukan pada infeksi kronis seperti fibrosis kistik.

Fibrosis kistik adalah penyakit genetika yang menyebabkan lendir-lendir di dalam tubuh menjadi kental dan lengket, sehingga menyumbat saluran-saluran di dalam tubuh. Akibat penyumbatan ini beberapa organ, terutama paru-paru dan sistem pencernaan, mengalami gangguan dan bahkan kerusakan.

Sementara itu, temuan menunjukkan, senyawa sulfur ajoene dalam bawang putih nampaknya menawarkan ketahanan alami terhadap bakteri dan mampu menghancurkan komponen penting dalam sistem bakteri, yang melibatkan molekul RNA. Ajoene juga merusak matriks berlendir yang mengelilingi bakteri yang disebut biofilm.

Bila biofilm dihancurkan atau dilemahkan, antibiotik dan sistem kekebalan tubuh dapat menyerang bakteri secara lebih langsung. Dengan demikian, hal ini akan menghilangkan infeksi fibrosis kistik.

"Kami sangat percaya bahwa metode ini dapat menyebabkan penanganan pasien, yang jika tidak memiliki prospek buruk, karena infeksi kronis seperti fibrosis kistik bisa sangat kuat, kata Tim Holm Jakobsen, asisten profesor di University of Copenhagen di Denmar yang dikutip Timesofindia, Rabu (29/11/2017).

"Tapi sekarang kita memiliki pengetahuan yang cukup untuk mengembangkan obat dari bawang putih dan mengujinya pada pasien," tambahnya.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Scientific Reports, menemukan bahwa ajoene memiliki kemampuan untuk menghambat molekul RNA dalam 2 jenis bakteri-Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa.

"Keduanya benar-benar termasuk dalam 2 keluarga bakteri yang sangat berbeda dan biasanya bertempur dengan menggunakan metode yang berbeda. Tapi, senyawa dalam bawang putih mampu melawan kedua jenis bakteri ini sekaligus, karena itu mungkin dapat menjadi obat yang efektif jika digunakan bersamaan dengan antibiotik," pungkasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini