nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengamalkan Nasihat Rasulullah di Hari Maulid Nabi

Maharani Putri Sabillah, Jurnalis · Jum'at 01 Desember 2017 22:40 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 01 196 1823875 mengamalkan-nasihat-rasulullah-di-hari-maulid-nabi-Ql1qG7jfZZ.jpg Mengamalkan nasehat Nabi Muhammad SAW (Foto:Themuslimvibe)


 

DI zaman sekarang, kita sering menemukan hal-hal yang tidak sesuai dengan ajaran Rasulullah. Pada Hari Maulid Nabi yang jatuh pada 1 Desember ini, ada baiknya kita mengingat nasihat yang pernah diberikan Rasulullah agar tidak menyimpang dari ajarannya.

Dilansir dari themuslimvibe, Jumat (1/12/2017), berikut merupakan nasihat Nabi Muhammad SAW kepada rekannya, Abu Dharr al-Ghifarri. Nasihat tersebut tidak semata-mata hanya untuk Abu Dharr, tetapi juga untuk umatnya.

 BACA JUGA:

Keunikan Tradisi Tabur Uang Saat Peringatan Maulid Nabi

1. Jangan menunda-nunda

Rasulullah berpesan kepada Abu Dharr untuk tidak menunda-nunda waktu. “Jika besok ada untukmu, jadikanlah besok seperti hari ini, sehingga jika tidak ada besok, kamu akan sedih menyesali kesempatan yang kamu lewatkan hari ini.”

 

2. Selalu ingat Tuhan

Rasulullah berpesan agar kita harus selalu ingat Allah SWT dalam keadaan apapun, baik senang maupun susah, sebab Allah SWT juga akan mengingat kita meski di masa-masa sulit sekalipun. Nasihat tersebut mengingatkan kita yang terkadang sering lupa kepada Allah di saat dalam keadaan bahagia, namun membutuhkan-Nya saat kita berada dalam keadaan sulit.

3. Jauhi gosip

Rasulullah berpesan untu selalu mewaspadai fitnah, karena fitnah lebih buruk daripada perzinahan. Mengapa begitu? Karena seseorang dapat melakukan perzinahan dan kemudian bertobat, lalu Allah SWT memaafkannya. Tapi, fitnah tidak bisa dimaafkan sampai mereka (yang difitnah) bersedia memaafkan.

BACA JUGA:

6 Tips Hidup Sehat Mencontoh Rasulullah SAW

Padahal, kebanyakan dosa dapat dimaafkan dengan meminta pengampunan dari-Nya. Namun, ketika kita berbicara buruk tentang seseorang, maka yang perlu memaafkan kita ialah orang tersebut. Nabi Muhammad SAW pun memberi saran agar kita tetap menjaga perkataan agar terhindar dari perilaku gosip.

4. Prioritaskan doa

Rasulullah mengamanatkan kita agar mencintai salat seperti makanan yang bisa dicintai orang lapar, bukan hanya sebagai menjalani kewajiban atau tugas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini