nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Meksiko Pekerjakan Polisi Alpukat untuk Antisipasi Tindak Kejahatan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 04 Desember 2017 16:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 04 298 1824848 meksiko-pekerjakan-polisi-alpukat-untuk-antisipasi-tindak-kejahatan-Xr1kzrdfxi.jpg Polisi alpukat di Meksiko (Foto: BBC)

MENINGKATNYA permintaan pasar terhadap buah alpukat tentunya membawa keuntungan tersendiri bagi para petani. Namun, di sisi lain, hal ini justru memunculkan sebuah masalah baru yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya.

Beberapa waktu lalu, salah satu kota penghasil alpukat asal Meksiko mengungkapkan bahwa mereka harus mengeluarkan dana khusus untuk mempekerjakan petugas patroli.

Menurut BBC, Tancitaro di Michoacan merupakan kota penghasil alpukat terbesar di Meksiko. Bayangkan saja, dalam kurun waktu satu tahun, Tancitaro dapat menghasilkan sekitar dua miliar alpukat. Tak heran jika perkebunan alpukat milik mereka kerap menjadi sasaran kejahatan yang terorganisir.

Sebagai langkah antisipasi, kota ini telah mempekerjakan petugas keamanan bersenjata lengkap untuk berjaga-jaga di perkebunan alpukat serta di rumah-rumah penduduk. Meski populasi penduduk kota ini tidak terlalu banyak yakni, sekitar 30.000 penduduk, beberapa petani di daerah ini juga menjadi sangat kaya karena berhasil meraup banyak keuntungan dari bisnis alpukat.

Hal tersebutlah yang membuat mereka menjadi sasaran empuk para penjahat. Bahkan, seorang petani mengatakan bahwa anak laki-lakinya yang berusia 16 tahun pernah menjadi korban penculikan. Tak tanggung-tanggung, sang pelaku nekat meminta tebusan sebesar Rp14 miliar kepada petani malang itu.

Baca Juga:

Pembentukan petugas keamanan khusus atau yang mereka sebut "avocado police" ini diharapkan dapat menciptakan rasa aman dan menjauhi para penduduk dari para penjahat. Pemerasan dan penculikan telah menjadi masalah serius di kota Tancitaro, namun para penduduk mengatakan kepada BBC bahwa aktivitas kejahatan tersebut mulai berkurang setelah kemunculan avocado police.

Salah seorang petani alpukat bernama Lorena Flores mengatakan, selama ini ia selalu bekerja selama 40 jam per minggu dan merasa jauh lebih aman ketika para avocado police berpatroli. Demikian dilansir dari The Daily Meal, Senin (4/12/2017).

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini