nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pesta Adat Bangka Nganggung Dulang Raksasa Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Arsan Mailanto, Jurnalis · Senin 04 Desember 2017 05:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 04 406 1824613 pesta-adat-bangka-nganggung-dulang-raksasa-peringati-maulid-nabi-muhammad-saw-N9iMTrCdeU.jpg Pesta Adat Nganggung Dulang di Bangka Belitung (Foto:Arsan/Okezone)

Dia menjelaskan, nganggung yang berarti mengangat atau memindahkan makanan yang dimasak dirumah untuk dibawa ke masjid dan dimakan secara beramai-ramai merupakan tradisi turun temerun masyarakat dari nenek moyang dulu di Bangka Belitung atau biasa disebut negeri Serumpun Sebalai.

"Dan memang tradisi nganggung biasanya kita dilakukan bersama warga dalam rangka memperingati hari besar umat islam seperti tahun baru islam seperti Isra Miraj, Maulid Nabi Muhammad SAW, Idul Fitri, Idul Adha, dan banyak lainnya," tukasnya.

Kata Syamsudin, selain hari besar nganggung yang biasa dilakukan masyarakat Bangka Belitung. Jika ada warga yang terkena musibah seperti meninggal dunia, warga sekitar juga menggunakan dulang ketempat yang terkena musibah dengan tujuan membantu yang terkena musibah.

 

BACA JUGA:

Fakta-Fakta Unik Tugu Yogya, Diantaranya Menyusut 10 Meter

"Jadi nganggung merupakan salah satu kekayaan tradisi bangsa Indonesia yang patut kita jaga dan lestarikan jangan sampai tergerus dengan zaman yang serba modern sebagai warisan budaya untuk generasi berikutnya," imbuh Syamsudin.

Tak hanya itu, dulang besar berdiameter 7,8 meter dan tinggi 150 cm ini juga memecahkan rekor muri dulang terbesar yang sebelumnya dicatat oleh Kabupaten Mamaju, Sulawesi dengan ukuran 2,5 meter.

"Rekor muri ini tercatat sebagai pemecahan rekor baru, tudung saji terbesar alias dulang dibuat dengan diameter 7,8 meter dan tinggi 150 cm oleh karena itu muri mengucapkan sebagai pemecahan rekor tudung saji terbesar," kata Manager Muri Indonesia, Tryono.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini