nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anak Muda Obesitas Berisiko Tinggi Demensia di Masa Tua

Dewi Kania, Jurnalis · Senin 04 Desember 2017 11:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 04 481 1824682 anak-muda-obesitas-berisiko-tinggi-demensia-di-masa-tua-I4F6QYH6E1.jpg Sejak muda obesitas tingkatkan risiko demensia di usia tua (Foto: Telegraph)

ORANG obesitas tidak hanya berisiko mengalami penyakit kardiovaskular. Kelak mereka juga terancam dengan penyakit demensia yang menghilangkan daya ingatnya saat tua.

Dalam sebuah penelitian baru-baru ini menyebutkan, ada sekelompok ilmuwan telah menemukan bahwa kelebihan berat badan meningkatkan risiko demensia sekira sepertiga kali. Karena orang yang kegemukan dapat mengurangi aliran darah ke otak, sehingga menyumbat oksigen dan mengganggu fungsi mental.

Tak cuma itu, orang dengan Indeks Massa Tubuh yang tinggi di usia 50 tahunan jauh lebih mungkin untuk mengembangkan demensia saat usia 70 tahun. Penelitian ini memengaruhi sekira 1,3 juta orang dalam studi tersebut. Orang yang kegemukan dapat meningkatkan risiko demensia sebesar 16%-33% selama kurun waktu yang telah diklaim.

Profesor Mika Kivimaki dari University College London yang memimpin penelitian tersebut mengatakan, pada tahun 2015 jumlah penderita demensia di seluruh dunia mencapai hampir 45 juta, 2 kali lipat pada tahun 1990. Studi tersebut menunjukkan bahwa menjaga berat badan yang sehat dapat mencegah, atau paling tidak menunda risikonya.

Profesor Kivimaki, dari UCL's Institute of Epidemiology & Health, pasien dengan berat badan berlebihan di usia tua langsung menunjukkan gejala atau tanda demensia.

Baca Juga:

Dalam penelitian kolaboratif ini, lebih dari 1,3 juta orang dewasa dari Eropa, Amerika Serikat dan Asia, dengan Indeks Massa tubuh yang lebih tinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko demensia ketika berat badan diukur antara waktu 20 tahun.

Penurunan berat badan ini bisa disebabkan oleh gangguan kognitif yang mengarah pada gangguan perawatan diri. Serta berkurangnya nafsu makan karena berkurangnya indera penciuman pada orang dengan demensia.

Ada juga dampak lainnya yang mereka dapatkan karena demensia. Risiko ini tentunya bisa dicegah sejak muda, dengan menjaga berat badan yang stabil. Demikian dilansir Zeenews, Senin (4/12/2017).

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini