MNC Peduli Bagikan Alat Bantu Dengar dan Kaki Palsu untuk Masyarakat Prasejahtera

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 05 Desember 2017 20:43 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 05 481 1825705 mnc-peduli-bagikan-alat-bantu-dengar-dan-kaki-palsu-untuk-masyarakat-prasejahtera-s51TcuFl4W.jpg Liliana Tanoesoedibjo bersama MNC Peduli donasikan alat bantu kesehatan (Foto: Dede Kurniawan/Okezone)

SUDAH menjadi kewajiban kita sebagai seorang manusia dan mahluk sosial, untuk membantu sesama yang lebih membutuhkan.

Inilah yang dilakukan oleh MNC Peduli dalam perannya, memberikan kontribusi sosial yang nyata pada sesama dan lingkungan sekitar. Berkomitmen kuat membantu masyarakat pra-sejahtera, MNC Peduli kembali membagikan alat kesehatan gratis berupa alat bantu dengar dengan dan kaki palsu. Kegiatan ini merupakan kegiatan Yayasan Jalinan Kasih melalui MNC Peduli.

Pada kesempatan kali ini, Selasa (5/12/2017) alat bantu dengar diberikan kepada masyarakat yang berdomisili di wilayah Jabodetabek dan kaki palsu untuk masyarakat di wilayah Pandeglang, Banten. Khusus untuk bantuan kaki palsu, diberikan kepada masyarakat di wilayah Pandeglang yang mempunyai keterbatasan fungsi fisik sejak lahir dan juga akibat pekerjaan. Dengan diberikannya alat bantu ini, diharapkan penerima bantuan dapat kembali menjalani keseharian dengan lebih maksimal serta dapat beraktivitas lebih mandiri.

Hadir dalam kegiatan bakti sosial ini, Liliana Tanoesoedibjo selaku Ketua Dewan Pembina MNC Peduli, Syafril Nasution selaku Ketua I, Miss Indonesia 2017 Achintya Holte Nilsen dan Stien sebagai Bendahara Umum di Gedung iNewsTV, Komplek MNC Center, Jakarta Pusat, Selasa (5/12/2017).

Penyaluran dan pengadaan alat bantu kesehatan telah dilakukan secara rutin oleh MNC Peduli, selain bantuan alat kesehatan, MNC Peduli juga melakukan kegiatan operasi massal gratis untuk masyarakat yang membutuhkan seperti operasi bibir sumbing, hernia, dan katarak. Kegiatan ini dilakukan dengan bekerja sama dengan rumah sakit yang tersebar di berbagai wilayah kota di Indonesia.

Liliana Tanoesoedibjo mengatakan aksi sosial ini sudah digelar di berbagai kota di seluruh Indonesia. "Selama tahun 2017, kami telah melaksanakan kegiatan operasi massal ini di beberapa kota seperti Jambi, Prabumulih, Mataram/NTB, Medan, Cirebon, Tulungagung, Semarang, Gombong, Tasik, Karawang, dan lain-lain, " papar Liliana kala ditemui Okezone dalam acara MNC Peduli, Selasa (5/12/2017) di Gedung iNewsTV, Komplek MNC Center, Jakarta Pusat.

Diterangkan lebih lanjut, sampai dengan Oktober 2017 sudah lebih 700.000 pasien reguler dan non-reguler yang telah ditangani oleh MNC Peduli. Adapun bantuan yang telah diberikan kepada masyarakat untuk alat kesehatan guna menunjang aktivitas pasien atau masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut berupa alat bantu dengar, kaki palsu, kruk atau brace (alat bantu jalan), kornea mata (mata palsu), kursi roda, dan alat terapi.

Baca Juga:

Dengan pemberian bantuan alat kesehatan ini, khususnya kepada anak-anak. Liliana sendiri berharap nantinya, para anak-anak ini bisa menjadi anak-anak yang berprestasi.

“Harapannya tentu agar bisa lebih baik lagi, khususnya anak-anak biar bisa bersosialisasi, berprestasi di sekolah, dan mandiri. Jangan berkecil hati, tetap bersyukur kalian bisa beraktivitas lebih lagi karena tidak terganggu untuk berjalan, dalam hidup ini kita harus mengucap syukur apapun yang terjadi,” tambah Liliana.

Menurut Liliana, ke depannya kegiatan operasi massal gratis akan terus digelar. Operasi bibir sumbing misalnya, saat ini masih berjalan di beberapa kota di Indonesia. Dalam waktu dekat, operasi tersebut akan digelar di kota Lampung dengan target minimal 50 orang pasien. Selain itu, untuk operasi katarak akan dilakukan secara bertahap untuk daerah Jawa Timur seperti Bojonegoro, Jember, Malang dan Surabaya.

Sebelumnya, aksi sosial serupa sudah dilakukan di wilayah Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur. Sebanyak 50 orang penderita katarakdan pterygium (kelebihan daging pada selaput mata) mengikuti operasi massal gratis di RS Islam Assyifa Kota Sukabumi.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini