nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Syal Mirip Kaus Kaki Raksasa Ini Jadi Bahan Ejekan Netizen

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis · Rabu 06 Desember 2017 12:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 06 194 1825984 syal-mirip-kaus-kaki-raksasa-ini-jadi-bahan-ejekan-netizen-HiXDWMFeOQ.jpg Syal mirip kaus kaki raksasa (Foto:Oddictycentral)

MEMASUKI musim dingin sejumlah label fesyen memproduksi baju hangat. Salah satunya label Dukyana yang desainernya berasal dari Bulgaria. Label tersebut memproduksi scarf atau syal rajut yang bentuknya menyerupai kaus kaki raksasa. Seperti apakah?

Well, syal berwarna coklat ini tidak seperti model syal pada umumnya. Syal tersebut berpotongan panjang menyerupai gaun yang membungkus dari leher, bahu, dan seluruh tubuh. Banyak netizen yang menyebut bila item fesyen tersebut tidak seperti syal melainkan kaus kaki raksasa.

Label Dukyana dimiliki oleh wanita asal Bulgaria bernama Milena Bunalova. Label tersebut menjual ragam pakaian rajut yang dijual secara eceran dan melalui situsnya sendiri. Menurutnya, produk tersebut diberi nama tube scarf.

Tube dress seharga USD280 atau senilai Rp3.7 jutaan itu diciptakan untuk menghangatkan tubuh pemakainya saat musim tiba. Apalagi bagi para wanita yang senang melakukan perjalanan saat udara dingin, jenis item fesyen ini diklaim bisa menjadi salah satu solusi yang dikenakan. Material syal dibuat tidak stretch (ketat) dan berpotongan memeluk tubuh.

Sayang, para netizen yang melihat syal tersebut di media sosial tampaknya kurang berminat. Mereka mengeluhkan bahwa bila penggunaan item fesyen tersebut akan terlihat tidak berbentuk dan menciptakan bentuk yang aneh untuk dipandang. Beberapa kritikan yang muncul juga menyebutkan bahwa desain syal benar-benar tidak sesuai untuk tujuannya, yakni berjalan-jalan di tempat terbuka.

“Anda bahkan tak bisa buang air kecil menggunakan benda ini,” ujar seorang netizen.

“Ini adalah sejenis omong kosong,” tambah netizen bernama Oksana-Ksenia.

Baca Juga:

Beberapa pengguna media sosial pun ada yang mengolok-olok desain syal tersebut dengan memajang foto parodi buatan mereka sendiri. Misalnya, gambar karpet yang diberi selotip dan dililitkan ke tubuh.

Sementara, pihak perusahaan syal melakukan pembelaan dengan pernyataan sebagai berikut, “Kami adalah perusahaan kecil di Eropa Timur yang telah menciptakan barang rajutan tangan selama lebih dari 20 tahun. Semuanya dimulai pada tahun sembilan puluhan dengan toko benang kecil di kota,”

“Penggemar berkumpul dan kami memutuskan untuk mulai menawarkan barang-barang buatan tangan. Tahun berlalu kami mendapatkan popularitas, pengalaman, dan kepercayaan diri, dan mulai menawarkan produk secara online, pertama di eBay, kemudian di Etsy juga,”

“Banyak pelanggan yang bahagia di seluruh dunia membuat kami berpikir bahwa kami siap untuk merilis toko online kamu sendiri, jadi inilah kami.” Demikian seperti dilansir OddityCentral, Rabu (6/12/2017).

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini