nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Makna Motif Ulerati Tenun Tanimbar

Dinno Baskoro, Jurnalis · Rabu 06 Desember 2017 19:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 06 194 1826288 makna-motif-ulerati-tenun-tanimbar-ocrV9Z0cKM.jpg

SERING melihat atau bahkan mengenakan kain tenun? Tapi sudahkah Anda tahu tentang cerita dibalik keunikan motif yang ada?

Setiap motif pada kain tenun memiliki cerita unik dan khas. Termasuk pada tenun khas Tanimbar dari Kabupaten Maluku Tenggara Barat.

Tenun ikat khas Tanimbar biasanya didominasi oleh garis dan corak tertentu yang menggambarkan keadaan alam sekitar. Seperti motif tumbuhan, hewan hingga motif manusia.

Meski ada beragam motif pada tenun khas daerah tersebut. Ada 1 motif yang memiliki filosofi unik di dalamnya, yakni ulerati.

"Tenun ikat Tanimbar punya ciri dan karakter kuat. Sebenarnya ada banyak motif dari tenun khas Tanimbar, seperti motif anggrek dan lain sebagainya," ungkap Wignyo Rahadi, desainer etnik di Ambon, Maluku, 5 Desember 2017.

Dalam Bahasa Maluku, ulerati bermakna ulat kecil. Motif ini menyimpan filosifi kecintaan masyarakat akan lingkungan hidup serta apresiasi pada perubahan menuju ke arah yang lebih baik.

Layaknya ulat yang bisa bermetamorfosis menjadi kupu-kupu. Motif ulerati seakan mewakili gambaran proses alami kehidupan merujuk pada kehidupan yang lebih baik.

Motif ulerati bentuknya berupa barisan ulat-ulat kecil menyerupai garis panjang. Untuk membuatnya pun harus melewati proses panjang dan butuh waktu lama.

Biasanya tenun Tanimbar dengan motif ulerati terbuat dari bahan katun atau sutera yang didominasi warna biru dan abu-abu.

"Begitu melihat motif khususnya ulerati, saya tidak melihat motif seperti ini pada kain tenun di daerah lain di Indonesia. Ini yang membuatnya unik," tutup dia.

Selain motif ulerati, tenun Ikat Tanimbar memiliki banyak corak lain. Tenun ikat Tanimbar sampai saat ini paling tidak memiliki 47 motif. Berikut beberapa corak dan motif yang populer:

Motif Sair: memiliki ciri khas bentuk seperti bendera yang melambangkan kemenangan. Bendera Filosofi motif ini menggambarkan bahwa Tanimbar selalu berkiprah dan bersemangat untuk menekuni kehidupan.

Motif bunga anggrek: Filosofi dari motif anggrek yang menggambarkan lambang kecantikan, keagungan dan keuletan.

Motif tunis: Memiliki ciri khas berbentuk anak panah tunggal maupun anak panah kembar dan filosofinya adalah masyarakat Tanimbar selalu berhati-hati dan siaga terhadap ancaman.

Motif bulan sabit: Konon motif ini terinspirasi dari suatu peristiwa alam di mana bulan berbentuk setengah atau sebutan bulan sabit. Biasanya masyarakat Tanimbar menjadikannya sebagai suatu kesempatan untuk mencari hasil laut, serta masih banyak motif khas lainnya.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini