Image

Keuntungan Anak Laki-Laki Disunat Sejak Bayi

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 18:51 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 07 481 1826907 keuntungan-anak-laki-laki-disunat-sejak-bayi-o6Q3tunmiU.jpg Ilustrasi (Foto: Sheknows)

SIRKUMSISI atau sunat ternyata bisa dilakukan sejak bayi baru lahir. Justru perawatannya lebih mudah dan minim terjadi komplikasi.

Orangtua harus tahu, anak yang tidak disunat dampaknya 3-10 kali lipat mengalami infeksi kemih di tahun pertama kehidupan. Belum lagi risiko kanker meningkat apabila saat dewasa nanti seorang laki-laki tidak menjaga higienitas Mr P.

Sunat sebenarnya dilakukan untuk menghilangkan ujung kulit Mr P atau dikenal dengan istilah preputium, sehingga kepala Mr P nanti tidak tertutup oleh kulit.

Berdasarkan indikasinya, dalam non medis sunat dilakukan berdasarkan agama dan aspek sosial. Sementara dalam dunia medis, sunat dilakukan untuk mencegah penyakit infeksi di area organ vital.

Konsultan Urologi Anak dr Irfan Wahyudi SpU(K) mengatakan, metode sunat apapun bisa dilakukan sejak bayi baru lahir. Justru perawatannya lebih mudah, karena di masa bayi juga mempercepat penyembuhan luka.

"Bayi baru lahir bisa disunat, asal bentuk penis normal sejak bayi. Malah lebih gampang waktu bayi penyembuhan Luka sangat cepat," ujar dr Irfan saat ditemui di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Kamis (7/12/2017).

Saat bayi, perawatan pasca sunat yang dilakukan tidak sulit. Lukanya cukup kecil dan perawatannya bisa dilakukan dalam kondisi terbuka.

(Baca Juga: Krestle Deamampo, Perawat Cantik Ini Ternyata Tukang Sunat)

Berbeda saat anak-anak usia SD melakukan sunat seperti yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia pada umumnya. Perawatan pasca sunat terbilang lebih rumit dan komplikasi perdarahan cukup besar jika tidak dirawat dengan tepat.

(Baca Juga: Umur Tepat Anak Laki-Laki Disunat dan Manfaatnya bagi Kesehatan)

"Saat bayi, luka dibiarkan terbuka dan ditutup dengan popok sudah aman. Penyembuhan juga paling tidak kurang dari satu minggu," bebernya.

(Baca Juga: Siapa Bilang Sunat Bisa Menambah Ukuran Alat Vital?)

Sementara itu, di Indonesia banyak yang melakukan sunat saat anak laki-laki berusia 8-11 tahun. Biasanya tradisi sunat dilakukan saat momen libur sekolah panjang.

(Baca Juga: Fakta-Fakta Unik tentang Sunat)

Jadi disarankan oleh dr Irfan, sebaiknya Anda menyunat anak laki-laki saat baru lahir saja. Selain minim komplikasi, banyak keuntungan lain yang berkaitan dengan kondisi medis.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini