Image

Dikenal sebagai Kota 3 Agama, Kenali Destinasi Wisata Religi di Yerusalem yang Bisa Dikunjungi

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017, 16:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 08 406 1827344 dikenal-sebagai-kota-3-agama-kenali-destinasi-wisata-religi-di-yerusalem-yang-bisa-dikunjungi-XmXhvF9j7F.jpg Masjid Al-Aqsa (foto: Wikipedia)

LIBURAN bisa jadi salah satu aktivitas untuk menghilangkan stres. Akan tetapi, ada juga orang yang memilih berlibur untuk memperluas pengetahuan tentang rohaninya. Ya, beberapa tempat seperti Yerusalem memang terkenal dengan destinasi wisata rohani.

Yerusalem merupakan kota yang sering disebut sebagai simbol toleransi antarumat beragama. Di kota itu terdapat tempat-tempat yang dianggap suci oleh tiga agama yaitu Islam, Kristen dan Yahudi. Melansir Connect, Jumat (8/12/2017), berikut destinasi wisata rohani yang ada di Yerusalem;

 BACA JUGA:

Gereja Makam Kudus

Gereja yang terletak di Kota Tua Yerusalem ini seringkali dipenuhi umat Kristiani dari berbagai penjuru dunia. Alasannya adalah The Holy Sepulchre Church atau Gereja Makam Kudus diyakini sebagai saksi bisu di mana Yesus disalibkan, dikuburkan, dan mengalami kebangkitan. Berdasarkan cerita yang ada, lokasi gereja merupakan situs Golgota tempat Yesus disalibkan. Sementara itu, altar di dalam gereja diyakini sebagai makam tempat Yesus dikuburkan dan bangkit.

Masjid Al-Aqsa

Masih di kawasan Kota Tua Yerusalem, umat Islam di berbgai penjuru dunia pasti mengetahui tentang masjid ini. Masjid Al-Aqsa sempat dijadikan sebagai arah kiblat sebelum Ka’bah di Mekkah. Masjid ini memiliki kubah berwarna perak ini berada dan berdekatan dengan Dome of The Rock yang diyakini sebagai tempat berpijaknya Nabi Muhammad ketika melakukan perjalanan Isra Miraj dan tempat Nabi Ibrahim mendapat perintah untuk menyembelih anaknya.

 BACA JUGA:

Tembok Ratapan

Bagi umat Yahudi, tembok ini dipercaya sebagai sisa dari bangunan Bait Suci pertama di Yerusalem. Tembok Ratapan atau Wailing Wall. Ada aturan bagi perempuan yang ingin masuk ke tempat ini yaitu menutup area bahu dan lututnya. Pada saat beribadah di sini, umat Yahudi akan menyentuhkan satu tangan ke dinding seperti orang meratap untuk berdoa dengan khusus. Ada pula yang melantunkan pujian secara berkelompok. Selain itu, ada juga yang menuliskan doanya di selembar kertas dan kemudian diselipkan dicelah tembok. Konon katanya, permohonan yang dituliskan di kertas akan terkabul.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini