Image

Ternyata Ini Penyebab Sering Tersentak saat Tidur

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017, 13:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 08 481 1827232 ternyata-ini-penyebab-sering-tersentak-saat-tidur-3Pc7BfQllu.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

BANYAK hal aneh yang bisa terjadi saat sedang tertidur. Contoh, merasa seperti terjatuh, tersentak, dan mata berkedut. Ketiganya mungkin membuat tidur menjadi tidak nyaman. Tapi tahukah Anda, bahwa hal tersebut bisa terjadi karena pengaruh aktivitas yang dilakukan sebelumnya.

Seorang pakar tidur dari The London Clinic, Profesor Gaby Badre menjelaskan seseorang dapat merasa seperti terjatuh atau tersentak ketika sedang tidur lantaran tubuhnya tidak benar-benar rileks.

Idealnya saat tidur tubuh menjadi rileks di mana otot-otot tertentu tidak bekerja. Untuk mendapatkan hal itu biasanya butuh waktu sekira 45-60 menit setelah mata terpejam.

Akan tetapi, jika tubuh terasa sangat lelah, orang cenderung langsung tertidur nyenyak dan memasuki fase Rapid Eye Movement (REM). Jika tubuh masuk dalam fase REM lebih cepat dari biasanya, maka otot belum dapat menyesuaikan. Inilah yang membuat seseorang merasa tubuhnya seperti terjatuh atau tersentak sehingga membuat dirinya membuka mata secara tiba-tiba.

"Banyak orang yang khawatir mengenai hal ini. Tapi sebenarnya itu sangat normal. Hal terbaik yang harus dilakukan adalah mencoba mengadopsi pola tidur seperti biasa. Bila tubuh mengalami kelelahan berlebih, ada baiknya waktu tidur ditambahkan,” ungkap Profesor Gaby seperti yang dikutip dari Cosmopolitan, Jumat (8/12/2017).

Sementara itu, penjelasan tentang mata berkedut juga tidak jauh berbeda dengan hal di atas. Jika seseorang merasa sangat lelah, stres, atau mengonsumsi sedikit minuman keras, maka kerja sistem saraf simpatik menjadi terlalu banyak. Sistem inilah yang mengendalikan banyak aktivitas yang tidak disengaja dan membuat mata berkedut.

Baca Juga:

Penyebabnya karena mata sangat peka terhadap aktivitas yang tidak disengaja. Hal itu lantaran otot di sekitar mata sangat sensitif. Kondisi ini tidak berbahaya dan dikenal dengan istilah myokmia kelopak mata.

Untuk menghindari mata berkedut terus menerus selama tidur, pastikan waktu tidur yang Anda dapatkan cukup. Selain itu, usahakan jangan memforsir tenaga dalam berkegiatan agar tubuh tidak terlalu lelah. Apabila hal ini berlanjut hingga kondisi yang mengkhawatirkan seperti kejang wajah, cobalah berkonsultasil dengan dokter.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini