nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengintip Gaya Cari Gebetan Remaja 90-an

Vessy Frizona, Jurnalis · Sabtu 09 Desember 2017 14:23 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 09 196 1827796 mengintip-gaya-cari-gebetan-remaja-90-an-OZFDPSeVlG.jpg Ilustrasi (Okezone)

BEDA zaman beda gaya pacaran. Generasi 90-an punya gaya dengan trik dan istilah khas.

Biar anak milenial tahu ribetnya zaman itu, Okezone mengutip buku "Generasi 90-an" karya Marchella FP tentang gaya pacaran anak 90-an.

Mencari Jejak Sandal Gebetan

Istilah gebetan muncul di antara kalangan anak 90-an untuk menyebut seseorang yang lagi ditaksir atau disukai. Biasanya adik kelas, kakak-kakak OSIS, atau teman-teman sekomplek jadi incaran.

Nah, untuk mengetahui gebetan ada dimana dan sedang apa, caranya bukan dari media sosial seperti sekarang. Tapi dengan menandai sandal atau sepatu yang mereka pakai.

(Baca Juga: Baper saat Cinta Bertepuk Sebelah Tangan)

Misalnya di komplek, kita bisa tahu gebetan main dimana dengan melihat sandalnya ada di depan rumah siapa, ketika kita lewat di depan rumah atau masjid ada sandalnya. Jadi anak-anak 90-an harus punya mata yang setajam elang untuk menguntit keberadaan alas kaki gebetan.

PDKT

Sampai sekarang istilah ini masih dipakai. PDKT dalah singkatan dari pendekatan. Setelah ngegebet, kita kemudian mulai melakukan pendekatan. Caranya dengan berkenalan langsung, atau minta dikenalin via teman.

Untuk menunjukkan rasa suka, anak-anak 90-an mengungkapkan perasaan lewat surat. Berbalas surat cinta menjadi tren tersendiri kala itu. Selain berkirim surat, cara lainnya adalah mengirim salam lewat radio.

Nembak

Kalau sudah ada sinyal-sinyal dia tertarik juga sama kita saatnya menembak. Menembak adalah istilah yang dipakai saat seseorang menyatakan cinta. Gaya anak 90-an nembak gebetannya macam-macam.

(Baca Juga:Bocah SMP Tembak Kekasihnya di Depan Kelas)

Kadang dilakukan pakai surat, bicara lewat telepon, kirim-kirim pesan di majalah dinding sekolah atau merekam suara pakai kaset untuk mengungkapkan isi hati lalu diberikan ke gebetan tersayang. Duilee!

Akhirnya Jadian

Nah, kalau cinta sudah diterima berarti kamu dan dia sudah “jadian”, maksudnya sudah resmi menjadi pacar. Pacaran anak 90-an paling nonton ke bioskop, menemani pacar tanding basket, kencan di rumah. Tapi kalau belum berani ketemu orang tuanya, mereka janjian bertemu di depan gang.

(Baca Juga: 4 Kisah Cinta Sejati yang Berakhir Tragis)

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini