nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Implan Payudara Seorang Nenek Pecah karena Trotoar Rusak, Pemerintah San Diego Ganti Rugi hingga Rp1,2 Miliar

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 11 Desember 2017 16:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 11 194 1828600 implan-payudara-seorang-nenek-pecah-karena-trotoar-rusak-pemerintah-san-diego-ganti-rugi-hingga-rp1-2-miliar-HQMSiiIUM3.jpg Implan payudara nenek pecah saat jatuh di trotoar (Foto:ilustrasi/Odditycentral)

KASUS ini mungkin dianggap cukup aneh. Pasalnya, karena implan payudara seorang perempuan pecah saat berjalan di tepian pantai, pemerintah rela mengganti rugi atas kecelakaan tersebut.

Namun, tindakan pemerintah San Diego dirasa tepat karena alasan kenapa perempuan itu terjatuh adalah adanya kerusakan pada trotoar di jalan dekat Pantai Pasifik. Jadi, bisa dikatakan, ganti rugi merupakan upaya pertanggungjawaban pemerintah atas kecelakaan tersebut.

BACA JUGA:

Melakukan Filler di Wajah? Penjelasan Dokter Kecantikan Ini akan Mengejutkan Anda!

Kisah selengkapnya, seperti dikutip dari OddityCentral, Cynthia Hedgecock yang berusia 70 tahun mengklaim bahwa dia tersandung dan jatuh tanah. Karena itu, implan salah satu payudaranya pecah di tempat. Saat itu dirinya sedang berjalan di Morrell Street menuju Grand Avenue, pada 31 Juli 2015.

 

Tidak terima atas kecelakaan tersebut, nenek itu langsung melaporkan kejadian yang menimpanya ke pihak berwajib. Butuh dua tahun sampai akhirnya kasus Cynthia ini masuk ke meja hijau.

Pada kesaksiannya, Cynthia kala itu sedang membawa map di satu tangan dan telepon di tangan satunya. Tidak tahu ada lubang di depannya, perempuan itu pun terjatuh dan tersungkur di tanah dengan posisi dada duluan. Tangannya yang sibuk memegang barang pun tidak mampu menghalau tubuhnya agar tidak bertubrukan dengan tanah.

Karena langsung mendarat di tanah, dada Cynthia pun membentur dengan keras dan implan payudaranya pecah seketika.

Karena kasus itu, hakim pengadilan meminta pemerintah kota membayar ganti rugi sebesar USD85 ribu atau sekira Rp1,2 miliar pada Cynthia. Tindakan ini menurut hakim sebagai bentuk kompensasi atas kerugian yang dirasakan perempuan tua itu.

"Saya jatuh dan dada saya membentur tanah dengan kencang. Saya jatuh dengan sedikit berlutut," kata Hedgecock saat bersaksi pada tanggal 5 Desember 2017. "Saya tidak berlari. Saya memakai sepatu flat dan saya rasa itu sudah aman bagi saya," tambahnya singkat.

Terkait dengan implan payudaranya yang pecah, Hedgecock mendapat perawatan medis karena cedera yang dialaminya cukup parah, membuatnya tak berdaya selama dua minggu di musim gugur. Cynthia juga diketahui mengunjungi fasilitas medis dua kali pada periode tersebut.

BACA JUGA:

Cantiknya Tunangan Raditya Dika, Anissa Aziza Berkebaya Warna Turquoise di Momen Pertunangan

Pada 17 Agustus 2015, dia pergi ke Scripps Clinic dan mengeluhkan sakit dada dan deformasi payudara. Dokternya memeriksa implannya dan menemukan bahwa mereka rusak parah dan perlu diganti dengan pembedahan. Operasi berlangsung pada bulan November 2015, dan biaya Hedgecock USD19.924.04 atau sekira Rp270 juta.

Mereka juga menuntut kota tersebut untuk biaya pengobatan penuh dan juga USD65.000 atau sekira Rp881 juta dolar untuk rasa sakit fisik dan penderitaan mental karena dugaan insiden tersebut. Sehingga total kerugian yang diajukan si nenek mencapai USD85.000 atau sekira Rp1,2 miliar.

Mantan Walikota San Diego, Roger Hedgecock yang tidak lain adalah suami dari korban, Cynthia Hedgecock ditetapkan sebagai penggugat dalam kasus ini, karena ia harus tinggal di rumah bersama istrinya untuk membantu pemulihan dan dengan demikian, Roger pun kehilangan pendapatan.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini