nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tips Praktis Rawat Batik ala Barli Asmara

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis · Kamis 14 Desember 2017 20:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 14 194 1830509 tips-praktis-rawat-batik-ala-barli-asmara-J1Vxg57Cop.jpg Kain batik (Foto: Utami/Okezone)

BATIK merupakan kain tradisional Indonesia yang diakui oleh UNESCO. Masyarakat Indonesia pun semakin gemar menggunakan batik dalam keseharian.

Bagi para pencinta batik, merawat kain adalah hal yang wajib untuk dilakukan. Bila tidak, kain yang hadir dalam berbagai motif ini warnanya akan lebih cepat pudar dan mudah sobek.

Bila selama ini banyak cara alami dan tradisional dalam merawat kain batik, desainer Barli Asmara pun membagikan trik merawat batik kesayangan dengan cara yang lebih modern. Seperti apakah?

"Soal perawatan batik dulu memang masih menggunakan beberapa hal dari alam. Lalu, untuk beberapa baju batik punyaku yang dari bahan viscose, dobi, dan satin, biasanya di dry cleaning, tapi sekarang aku terbantu dengan teknologi mesin cuci khusus," papar Barli Asmara yang ditemui Okezone dalam peluncuran Electrolux UltraEco Front Load Washer, di Rumah Maroko, Kamis (14/12/2017).

Meski menggunakan mesin cuci, namun Barli mengingatkan agar batik dengan warna dan motif tertentu bisa direndam terlebih dulu untuk melihat seberapa besar kadar lunturnya.

"Kalau ada motif dan warna batik tertentu, bisa direndam dulu dengan air dingin atau air hangat untuk melihat kadar lunturnya bagaimana, sebelum dimasukkan ke dalam mesin cuci," lanjutnya.

Lebih lanjut, berdasarkan pengalamannya, Barli menyarankan agar busana batik yang dimiliki bisa dicuci sesuai penggunaannya. Bila hanya baru dipakai sekali dan tidak kotor, Barli menyarankan agar tidak langsung dicuci.

"Misalnya, setelah dipakai batiknya enggak bau, enggak kena keringat, bisa dipakai lagi, jangan langsung dicuci. Tapi, kalau basah, kena lumpur, dan kotor ya perlu dicuci," terang pria berkacamata itu.

Baca Juga:

Setelah dicuci, kain batik bisa dijemur. Namun, perlu diperhatikan bila saat menjemur tidak disarankan diletakkan di bawah sinar matahari langsung. Hal tersebut yang membuat warna batik tidak tahan lama.

Barli juga mengingatkan agar dalam penggunaan batik, tidak disarankan menyemprotkan parfum langsung pada kain batik. Serta tidak dianjurkan pula bersentuhan dengan perhiasan.

"Cara penggunaan batik, termasuk dari bahan viscose, sutra, jangan pakai parfum karena bahan-bahan kimia yang terkandung pada parfum bisa merusak. Kemudian, jangan bersentuhan dengan perhiasan karena bisa bikin warnanya jadi pudar," tutupnya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini