Image

Anak Introvert Sulit Bercerita Pada Ibu? Ini Saran Psikolog

Annisa Aprilia, Jurnalis · Kamis 14 Desember 2017 16:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 14 196 1830352 anak-introvert-sulit-bercerita-pada-ibu-ini-saran-psikolog-HPfGFT50L2.jpg Ibu dan anak (Foto: Google)

BICARA kepribadian manusia memang menarik. Terlebih dengan adanya ragam kepribadian tersebut, manusia jadi memiliki karakter yang berbeda-beda.

Begitu pula yang terjadi pada anak. Secara umum, ada dua jenis kepribadian yang cukup dikenal oleh masyarakat Indonesia, yaitu ekstrovert, dan introvert. Bagi ibu yang memiliki anak ekstrovert, mungkin dapat dengan mudah mencairkan suasana, atau mendengar celotehannya di rumah.

Tapi, berbeda dengan anak yang berkepribadian introvert. Pasalnya, anak introvert cenderung tertutup, dan pendiam, meski beberapa ada yang terbuka atau aktif di media sosial pribadinya. Namun, hal tersebut tidak boleh ibu anggap sepele.

BACA JUGA:

"Anak introvert jangan dianggap tertutup sama sekali, karena mereka tetap butuh teman bicara, butuh mengungkapkan perasaan dan pikirannya," ucap Vera Itabiliana Hadiwidjojo, Psi, Psikilog anak dan remaja, ketika diwawancarai Okezone, dalam kesempatan LOTTE Choco Pie Bagikan Inspirasi untuk Rayakan Momen Kebersamaan Spesial di Hari Ibu, di Suasana Restaurant, Aston at Kuningan Suites, Jakarta, Kamis, (14/12/2017).

Dalam pemaparannya juga, Vera mengungkapkan bagi ibu yang tidak tahu cara untuk mendekati anaknya yang introvert agar mau bercerita dan terbuka, sebenarnya sama dengan cara untuk mendekati anak dengan jenis kepribadian apapun. Hanya saja anak berkepribadian introvert memiliki tantangan lebih untuk ibu.

"Caranya dengan ibu mulai dulu bercerita, misalnya soal pengalaman ibu yang habis mengikuti seminar, atau talkshow. Ibu bisa bercerita mengenai pembicaranya, jadi ibu harus mulai cerita lebih dulu tentang pengalaman, yang bisa membuat anak nyaman bicara apapun nantinya," imbuh Vera .

Masih dalam kesempatan yang sama, Vera pun mengatakan, seorang ibu harus bisa membuat anaknya percaya padanya. Ibu juga sebaiknya tidak memberikan pertanyaan yang bisa membuat anak tidak nyaman.

"Jadi, ketika kita bercerita, secara tidak langsung kita tengah membuat anak merasa, 'Oh ternyata ketika berdua sama ibu nggak harus aku yang ditanya-tanya terus. Tapi bisa aku yang dengerin ibu bercerita," tambahnya.

Ketika seorang ibu tengah bercerita pada anaknya, ibu juga bisa mengajarkan anak cara bercerita, sehingga nanti lambat laun, seiring berjalannya waktu, anak akan merasa nyaman, dan akan bercerita dengan sendirinya pada ibu. Agar ibu semakin mudah membuat anaknya yang introvert mau bercerita, Vera juga memberikan saran.

"Pertama harus cari dulu waktunya. Waktu terbaik beda-beda tiap anak, harus sama-sama rileks antara ibunya, juga anak. Nanti, setelah anak sudah siap bercerita, biasanya baru dia mau ngobrol sama ibunya. Selain itu, perlu diingat juga, waktu rileks tiap keluarga berbeda-beda. Namun, bagi ibu yang sudah punya anak remaja, waktu untuk berbicara berdua bisa dibuat," ujarnya.

Nah, bagi ibu yang ingin lebih menyiasati saat-saat berbicara pada anak, agar lebih rileks bisa melakukannya dengan sesuatu yang disukai berdua. Contohnya, mengobrol sambil minum teh, ngemil, nonton film yang disukai bersama, atau membaca buku.

"Anak-anak cenderung lebih rileks saat makan. Kita ibu-ibu pun seperti itu. Cemilan bisa membantu untuk rileks, membuat lebih santai, dan tidak kaku," ucapnya.

Vera menambahkan, hal yang terpenting adalah ketika ada waktu kebersamaan bersama anak, target seorang ibu bukanlah sebanyak apa cerita yang diungkap anak. Tapi seberapa anak nyaman bersama ibunya.

 BACA JUGA:

"Nikmati dulu saat-saat berdua anak, seperti tertawa bersama, ngobrol pun harus hal yang umum dulu, misalnya anaknya suka bola, ya ngomongin bola, atau bisa juga gosip artis yang disukainya. Jadi, nggak langsung ke masalah anak," pungkas Vera.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini