nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peran Ayah Tentukan Kepercayaan Diri Anak Mengeksplorasi Dunia

Vessy Frizona, Jurnalis · Kamis 14 Desember 2017 17:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 14 196 1830390 peran-ayah-tentukan-kepercayaan-diri-anak-mengeksplorasi-dunia-l1sRYGNB6X.jpg Peranan ayah dalam pengasuhan anak (Foto:Yourtanggo)

 

JIKA menoleh dua puluh tahun ke belakang, peran ayah dalam pengasuhan anak hanya hadir dalam bentuk pemenuhan kebutuhan yang sifatnya materi. Seperti memenuhi kebutuhan pendidikan, makanan, dan fasilitas penunjang tumbuh kembang, misalnya menyediakan mainan.

Namun, akhir-akhir ini peran ayah dalam pengasuhan anak mulai digalakkan, agar ayah hadir secara emosional. Di mana ayah dianjurkan untuk ikut andil dalam membentuk karakter dan mengasah minat dan bakat si kecil. Selama proses itu diharapkan ikatan emosional anak dan ayah terbentuk dengan baik.

Psikolog Klinis Anak, Anastasia Satriyo mengatakan, peran ayah sangat penting untuk membentuk karakter anak. Sosok ayah dan ibu punya porsi yang berbeda untuk manjadikan anak akan tumbuh menjadi pribadi yang seperti apa nantinya.

"Kehadiran ayah dalam pengasuhan membentuk karakter anak yang sifatnya memotivasi, mengajarkan keberanian, tanggung jawab, membangun kepercayaan diri," jelas Anastasia saat berbincang dengan Okezone kala ditemui di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Pusat, Kamis (13/12/2017)

BACA JUGA:

Anak Introvert Sulit Bercerita Pada Ibu? Ini Saran Psikolog

Psikolog dari Tiga Generasi ini menjelaskan, biasanya ketika ayah bermain bersama anak maka jenis permainan yang dihadirkan adalah permainan-permainan yang bersifat tantangan, sedikit kasar, melibatkan olah fisik, dan menguji nyali anak untuk mencoba hal baru.

"Permainan-permainan seperti naik-turun tangga, kejar-kejaran, guling-gulingan, berpetualangan di taman, berenang, menangkap ikan, dan mengekplorasi alam, biasanya dilakuakan bersama ayah. Saat anak melakukan aktivitas itu mereka belajar mengasah kepercayaan diri untuk melakukan hal-hal tidak biasa atau belum pernah dilakukan sebelum itu," sambungnya.

 BACA JUGA:

Traveler Ini Bisa Satukan Adegan dalam Game of Thrones dengan Lokasi Syuting

Permaianan seperti itu menantang anak percaya diri dan berani mencoba hal baru. Dari situ anak-anak terbiasa berani mengeksplorasi hal-hal di sekelilingnya, kemudian tidak ragu mengeksplorasi dunia.

"Dari pengalaman-pengalaman anak yang kaya itu, mereka menjadi tahu hal apa yang mereka sukai, yang nanti akan membantu anak mudah menentukan pilihan kariernya. Maka, jelas sudah bagaimana bersarnya peran ayah dalam membentuk karakter yang membantu anak menentukan masa depan," tutup Anastasia.

Di sisi lain, ia menambahkan, peran ayah menularkan karakter kuat yang ada pada diri mereka kepada anak. Seperti pembimbing kasih sayang, pemimpin bagi keluarga, memberi perlindungan, bersikap tegas, dan penyedia waktu berkualitas.
"Lebih dari itu, ayah biasanya memikiki sisi humoris. Hal itu menjadikan ia sebagai penghibur bagi keluarga, menjadikan anak lebih rileks menghadapi tantangan, menjadi lebih terbuka, dan mencairkan suasana dalam keluarga," tukasnya.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini