nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diorama Museum Bank Indonesia, Lorong Waktu ke Masa Lalu Jakarta

Annisa Aprilia, Jurnalis · Kamis 14 Desember 2017 17:50 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 14 406 1830428 diorama-museum-bank-indonesia-lorong-waktu-ke-masa-lalu-jakarta-0gOLo3RIvK.jpg

KATA siapa Jakarta hanya ada kemacetan? Tidak sepenuhnya salah memang, pasalnya, Jakarta menjadi pusat bisnis, dan pemerintahan, maka jika lalu lintas Jakarta padat, seolah menjadi hal biasa.

Namun, di balik kemacetan dan kepadatan lalu lintasnya, Jakarta menyimpan banyak kenangan, sejarah dan bangunan tua yang masih berdiri kokoh. Bahkan, tidak hanya itu saja, Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan bisnis, juga memiliki cukup banyak destinasi wisata sejarah, yaitu museum.

Salah satu museum yang dimiliki Jakarta ialah Museum Bank Indonesia. Hampir seperti sebagian besar museum yang terdapat di Jakarta, Museum Bank Indonesia, mengharuskan pengunjungnya membeli tiket masuk terlebih dahulu sebelum bisa menikmati suguhan masa lalu yang ada di dalamnya.

Hanya dengan merogoh kocek sebesar Rp5.000, para pengunjung sudah bisa masuk, belajar, dan merasakan seperti waktu bergerak mundur ke masa lalu dengan hadirnya banyak diorama yang dipamerkan. Namun, sebelum masuk, Anda lagi-lagi harus menitipkan barang bawaan, seperti tas, makanan dan minuman di meja pendaftaran.

Tenang saja, ketika berkunjung ke Museum Bank Indonesia, dijamin Anda tidak akan menyesal. Pasalnya, bangunan tua yang dulu bernama De Javasche Bank (DJB) tersebut, memiliki banyak benda yang bernilai sejarah, yang bisa membuat Anda lebih mencintai bangsa Indonesia.

Selain itu, seperti yang dikutp dari blog Om Nduut, Kamis (14/12/2017), ada sebuah terowongan yang terdapat koin-koin dalam bentuk sinar laser melayang di dinding, dan dapat disentuh.

Tidak hanya itu, terowongan lainnya yang bisa membuat pengunjung takjub, yaitu terowongan yang berisi diorama-diorama tentang kehidupan masyarakat Indonesia pada zaman dulu. Diorama tersebut salah satunya ada yang memperlihatkan kegiatan masyarakat sedang memanggul karung di pelabuhan.

(Baca Juga: Transjakarta Terima Lima Bus Tingkat Wisata Tambahan)

Masih dari sumber yang sama, berbeda dengan Museum Bank Mandiri yang ada di sebelahnya, Museum Bank Indonesia yang telah dibangun sejak 1828 itu, dioramanya ditata jauh lebih baik, mulai dari segi penataan cahaya, tata suara yang menyatu dengan visual, sehingga membuat pengunjung dimanjakan panca inderanya.

Eits, tahan dulu rasa kagum Anda, pasalnya masih banyak diorama dengan latar tempat yang berbeda, yang berada semakin dalam.

Semakin berjalan ke dalam, pengunjung akan disuguhkan diorama berupa orang-orang kausian yang memakai pakaian kahs Benua Eropa.

Dengan gaya kerajaan klasik, seperti jas panjang, rambut pirang, sepatu pantopel hitam, hingga kaus kaki putih panjang Anda akan lihat di sini. Patung-patung tersebut seakan sedang melakukan kegiatan, seperti berdiskusi, hingga bekerja di meja kerja dengan jendela terbuka.

Tentu tidak hanya itu saja yang terdapat di dalam Museum Bank Indonesia. Maka, bagi Anda yang penasaran, silakan datang berkunjung ke museum yang kini telah berusia 189 tahun tersebut, yang bertempat di Jalan Pintu Besar Utara No. 3, Jakarta Barat, dan buka tiap Selasa sampai Jumat pukul 08.00 WIB hingga 15.30 WIB, dan Sabtu hingga Minggu pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.