nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menjajal Rujak Juhi, Rujak Sotong yang Populer di Ibu Kota

Santi Andriani, Jurnalis · Minggu 17 Desember 2017 13:38 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 17 298 1831652 menjajal-rujak-juhi-rujak-sotong-yang-populer-di-ibu-kota-ncnDhcG5h9.jpg Rujak Juhi Pak Tata (Foto:Santi/Okezone)

BICARA soal kuliner Betawi Anda tidak bisa melupakan rujak juhi. Bukan rujak buah seperti rujak pada umumnya, sesuai namanya, Anda akan menemukan juhi atau olahan sotong sebagaiĀ  topping pada seporsi rujak ini.

Di Ibu Kota salah satu rujak juhi yang cukup terkenal adalah Rujak Juhi Pak Tata. Ada sejak 1978, pemilik Rujak Juhi Pak Tata menyebut tak ada yang berubah selain rasanya yang semakin enak.

Tata Sukanta bukanlah yang pertama kali mengawali usaha ini, melainkan sang ayah yang bernama Uha. Pertama kali menjajakan, Uha mendorong gerobak rujak juhinya di seputaran Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

Kini usaha Rujak Juhi Pak Tata juga diteruskan oleh generasi ketiga alias putra sulung Tata, Yoseph Bustadi.

BACA JUGA:

Raffi Ahmad Ikut-ikutan Mukbang ala Korea

"Enggak ada yang berubah dari zaman kakek, isiannya masih sama, yang berubah hanya harga dan rasanya semakin enak," aku Yoseph ketika ditemui Okezone beberapa waktu silam.

Yoseph menerangkan, salah satu yang tidak berubah yaitu sayuran yang digunakan adalah masih kol dan mentimun. Meski banyak penjual rujak juhi yang kini mengganti kol dengan daun selada.

"Tapi kami masih menggunakan kol dan mentimun, karena dari zaman kakek ya dua sayuran ini yang dipakai. Sekarang kan banyak yang kolnya diganti daun selada, kami tidak, kecuali terima pesanan untuk pernikahan atau acara tertentu dan pemesan minta diganti selada," beber Yoseph.

Rujak juhi milik Pak Tata terdiri dari potongan kentang rebus, irisan kol, mentimun, mi basah, emping, dan tentunya juhi atau suwiran sotong. Semuanya kemudian diberi saus kacang tanah yang juga dicampur kacang mete.

Kembali ke soal juhi, untuk membuat juhi yang bercita rasa lezat, Yoseph Bustadi, penerus usaha Rujak Juhi Pak Tata mengungkapkan proses pembuatan juhi. Perlu proses yang panjang dan lama agar juhi memiliki rasa yang lezat dan tidak amis.

Untuk juhi kita bikin sendiri. Proses membuatnya cukup lama agar bumbunya meresap dan rasanya semakin lezat," kata Yoseph. Sotong direbus selama satu setengah jam dengan bumbu-bumbu. Setelah direbus kemudian sotong digetok agar pipih dan lembut. Proses terakhir kemudian sotong dipanggang.

BACA JUGA:

Tutup Tahun 2017, RCTI Gelar Festival Kuliner: Mieneka Nusantara

"Waktu dipanggang sotong dikasih bumbu lagi, jadi dibumbui sebanyak dua kali, yaitu waktu direbus dan dipanggang. Biar meresap bumbunya, jadi rasa asin dan amisnya sudah enggak ada lagi," bebernya.

Tidak hanya proses pengolahannya yang sangat diperhatikan, lanjut Yoseph, juhi baru akan disuwir-suwir begitu hendak ditaburi pada bahan-bahan rujak juhi yang sudah diracik.

Rujak Juhi Pak Tata selain memiliki gerai pusat yang berada di Jalan Veteran, Jakarta Pusat, kini juga sudah membuka beberapa cabang di pusat perbelanjaan besar di Jakarta.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini