Berat Badan Turun Drastis, Bisa Jadi Itu Gejala Penyakit Tiroid hingga Kanker!

Ajeng Dwiri Banyu, Jurnalis · Senin 18 Desember 2017 16:00 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 18 481 1832104 berat-badan-turun-drastis-bisa-jadi-itu-gejala-penyakit-tiroid-hingga-kanker-f1rnLW7Vjf.jpg Ilustrasi (Foto: Healthmagz)

MENURUNKAN berat badan memang sangat sulit bila tidak diimbangi dengan pola hidup sehat. Mulai dari diet sampai melakukan olahraga ektrem dilakukan agar berat badan mencapai kata ideal. Namun, jika berat badan turun otomatis tanpa melakukan olahraga ataupun diet, hal ini patut Anda waspadai.

Kehilangan lebih dari 5% berat tubuh Anda dalam kurang dari enam bulan tanpa aktivitas fisik bisa menjadi tanda bahwa Anda memiliki kondisi kesehatan yang serius. Melansir dari Timesofindia, berikut beberapa jenis penyakit yang menjadi penyebab utama penurunan berat badan Anda.

Tiroid

Tiroid yang terlalu aktif atau biasa disebut hipertiroidisme dapat menyebabkan penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan. Penyakit ini tidak menunjukkan gejala yang terlihat sehingga sangat sulit untuk mendeteksinya.Namun, tanda-tanda seperti mudah lapar, berdebar-debar, terasa panas sepanjang waktu, dan sulit tidur di malam hari bisa menjadi beberapa gejala yang menunjukkan penyakit ini. Jadi, jika mendapati gejala-gejala seperti di atas bersamaan dengan penurunan berat badan, saatnya untuk memeriksakan tiroid Anda.

BACA JUGA:

Penyakit Seliaka

Penyakit seliaka adalah masalah autoimun yang berkaitan dengan perekat yang dapat menyebabkan penurunan berat badan tanpa gejala nyata selain diare. Penyakit ini menyebabkan masalah dengan pankreas yang menghasilkan enzim yang membantu pencernaan. Kotoran yang berubah warna, rasa mual setelah makan makanan berlemak dan sakit perut merupakan gejala penyakit seliaka.

Diabetes

Gejala awal diabetes bisa ditandai dengan penurunan berat badan. Gejala lainnya bisa ditandai dengan terlalu sering buang air kecil dan terasa haus sepanjang waktu. Selama diabetes, tubuh Anda menyedot energi-energi dari otot Anda sehingga menyebabkan penurunan berat badan mendadak.

Depresi

Salah satu efek samping depresi klinis adalah penurunan berat badan. Melalui depresi, Anda juga bisa mengalami penaikan berat badan, namun yang lebih sering terjadi adalah turunnya berat badan Anda.

Kanker

Banyak jenis kanker yang terkait dengan perut seperti tumor perut dapat menyebabkan pembengkakan dan malabsorpsi nutrisi yang pada akhirnya mengakibatkan penurunan berat badan. Tumor dan pembengkakan pada usus, kolon, dan kerongkongan juga bisa menyebabkan berat badan Anda turun.

BACA JUGA:

Rheumatoid Arthritis

Rheumatoid arthritis adalah kondisi peradangan yang membuat nafsu makan seseorang menurun sehingga menyebabkan penurunan berat badan. Kondisi ini disebabkan karena peradangan pada usus yang menyebabkan malabsorpsi nutrisi sehingga Anda kehilangan berat badan.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini