nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Didapuk Jadi Kiblat Mode Busana Muslim, Kota Bandung Mulai Siapkan Diri

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis · Rabu 20 Desember 2017 12:54 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 20 194 1833275 didapuk-jadi-kiblat-mode-busana-muslim-kota-bandung-mulai-siapkan-diri-q8cFfPZGYE.jpg Bandung akan jadi kiblat mode busana muslim (Foto:Ilustrasi/Theloop)

PERKEMBANGAN fesyen muslim di Indonesia mengalami kemajuan yang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir. Tak ayal bila wacana menjadikan Indonesia sebagai kiblat busana muslim dunia tahun 2020 gencar dicanangkan.

Keberadaan penduduk yang didominasi muslim, kekayaan materi dan budaya yang melimpah, hingga produk busana muslim dunia sebagai komoditas potensial dalam menguasai pasar lokal hingga internasional, dinilai menjadi kekuatan tersendiri bagi Indonesia.

Sejumlah pemangku kepentingan pun seolah merapatkan barisan demi mewujudkan target tersebut. Hal ini pula yang dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung dalam mendukung program pemerintah dan mempromosikan budaya lokal.

BACA JUGA:

5 Pesepakbola Muslim Ini Punya Istri Super Cantik yang Bikin Anda Iri

Ya, Bandung menjadi salah satu kota di Indonesia yang kini tengah dicanangkan sebagai pusat mode busana muslim. Ini bukan tanpa alasan karena Bandung dianggap telah memiliki potensi yang mumpuni. Mulai dari ekosistem dan sumber daya alam yang kuat hingga kesiapan desainer, konten lokal, pengusaha, akademisi, dan perajin.

"Bandung sudah lama menjadi ikon fesyen di Indonesia karena potensinya yang luar biasa. Sejak 2010, tren modest fesyen semakin meningkat, kota Bandung bisa dijadikan acuan karena desainer dan industrinya kita punya," tutur Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari, S.Sos., MA., dalam acara launching Bandung Modest Fashion Vision 2018 di Click Square, Bandung, Jawa Barat, Selasa 19 Desember 2017.

"Awal tahun 2017 bidang ekonomi kreatif baru masuk ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bandung. Jadi, fesyen akan didukung terus fokus di tahun 2018 sinergi dengan apa yang disampaikan pemerintah pusat untuk menjadi ikon di Asia," lanjutnya.

Demi mewujudkan hal tersebut, sejumlah persiapan mulai dilakukan pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perindustrian, Dinas Perdagangan, dan beberapa dinasi terkait lainnya sudah melakukan pembinaan, pelestarian, dan pemanfaatan.

"Komitmen kami fesyen harus didukung karena itu adalah potensi kita. Modest fesyen dari hulu ke hilir ada di Bandung. Tantangannya mungkin supply chain yang perlu diantisipasi sehingga perlu adanya kolaborasi dengan stakeholder, desainer, dan pelaku fesyen," terang wanita berambut pendek tersebut.

Banyaknya desainer yang berasal dsri Kota Kembang membuat Bandung memiliki peran dalam memajukan fesyen di Indonesia. Dituturkan Irna Mutiara, salah seorang desainer busana muslim asal Bandung, Bandung memiliki konten kreator yang lengkap.

BACA JUGA:

Penampilan ''Aneh'' Demi Lovato, Netizen Bingung Pakaian Jenis Apa Itu?

"Bahan baku bordiran, tenun, sarung, tekstil ada di Bandung. Seperti sarung dan tekstil Majalaya dari Kabupaten Bandung. Pusat bordir dari Tasikmalaya tapi banyak orang yang hijrah ke Bandung. Ada batik juga. Ini yang membuat Bandung lebih siap. Kemudian, dari segi marketplace secara offline dan online pun ada," papar Irna Mutiara yang ditemui Okezone dalam acara yang sama.

Selain melakukan penggabungan tradisi melalui ide-ide kreatif, seperti menggunakan bahan baku lokal, penyelenggaraan acara pekan mode juga bisa diselenggarakan.

"Ya, bisa mengadakan acara yang menghadirkan pameran atau fesyen show. Tapi tidak melulu dengan itu, bagaimana caranya membuat Bandung sebagai pusat distrik busana muslim," tutup Deden Siswanto, desainer anggota Indonesian Fashiom Chamber.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini