Jaga Kualitas dan Eksistensi Ekspor Kopi Lintong, PLN Suplai Bantuan Listrik ke Petani

Erie Prasetyo, Jurnalis · Rabu 20 Desember 2017 10:30 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 20 298 1833162 jaga-kualitas-dan-eksistensi-ekspor-kopi-lintong-pln-suplai-bantuan-listrik-ke-petani-319fU7irta.jpg GM PLN Ir Feby Joko bersama kelompok Petani Lintong (Foto: Erie/Okezone)

SEBANYAK 4 kelompok petani kopi lintong yang khusus memasarkan produknya ke luar negeri (ekspor) mendapat bantuan suplai listrik dari PT PLN wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).

Selain bantuan suplai listrik, PT PLN juga memberikan 8 mesin pulper dan 100 gunting pohon untuk kelompok tani di Desa Sigumpar, Kabupaten Humbanghasundutan (Humbahas), Sumatera Utara pada Selasa 19 Desember 2017.

GM PT PLN Wilayah Sumbagut, Ir Feby Joko Priharto, mengatakan, pemberian bantuan itu adalah eksistensi perusahaan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam program CSR.

"Kita juga berharap ada produk unggulan dari PLN. Dan kita pilih kopi lintong. Kenapa kopi, karena ternyata kopi di Sumatera Utara ini potensi kopinya sangat luar biasa. Kita juga berharap kopi lintong ini bisa dikenal di seluruh Nusantara, bahkan dunia," kata Feby di lokasi.

Pada kesempatan itu juga, sesuai dengan fungsinya, PLN memberikan kemudahan penyambungan daya bagi para petani sebesar 3500 watt.

"Ada penambahan daya gratis dan enam instalasi baru untuk kelompok tani. Kopi lintong ini ternyata kopi terbaik di dunia meski tidak di blend. Karena itu dengan adanya bantuan ini juga, kita berharap bukan hanya bisa mendongrak produksi, namun volumenya juga terjaga. Kemudian juga masalah kualitas. Ini juga menjadi hal yang sangat penting untuk dijaga para petani," ujar Feby.

Di tempat yang sama, kordinator Kelompok Tani Olam Klasik Kopi Lintong (OKKL), Edison Sihombing, mengatakan pihaknya juga bekerjasama dengan perusahaan distributor asal Malaysia untuk memasarkan produknya keluar negeri.

"Dengan bantuan dari PLN kita bisa memaksimalkan produksi dan kualitas kopi lintong. Untuk pemasaran kopi kita khusus di Amerika dan Jepang. Untuk pasar lokal (Indonesia) kita tidak ada," ujar Edison.

Baca Juga:

Sementara, salah satu ketua Kelompok Tani, Joner Hutasoit, mengatakan bagusnya kualitas kopi lintong membuat permintaan pasar internasional terus tinggi.

"Kita menjaga kualitas kopi agar terus baik. Banyak kedai kopi Starbuck mengambil kopi dari kami," pungkas Joner.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini