nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masakan Ibu yang Dikangenin Anak Rantau

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 22 Desember 2017 05:50 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 21 298 1834206 masakan-ibu-yang-dikangenin-anak-rantau-1i6OJ7RFaJ.jpg Sambal dan ikan peda (Foto: Utami/Okezone)

TINGGAL jauh dari orangtua, pasti akan merasa rindu dengan masakan ibu di rumah. Hal ini paling sering dialami oleh anak rantau yang jarang pulang demi mencari nafkah di kota-kota besar seperti Jakarta.

Meskipun sederhana, masakan ibu selalu menyuguhkan cita rasa yang berbeda, seolah tidak ada tandingannya. Mungkin karena dibuat dengan kasih sayang dan penuh cinta.

Nah, dalam rangka memperingati Hari Ibu Nasional yang jatuh pada hari ini, Jumat (22/12/2017), Okezone berhasil melakukan wawancara khusus kepada sejumlah koresponden, untuk mengetahui menu makanan apa saja yang bikin mereka kangen ibu di rumah.

Sambal

(Foto: Utami/Okezone)

“Makanan yang bikin kangen rumah itu olahan sambal ibuku. Katanya, ia pertama kali mendapatkan resep sambal itu dari acara masak Rudi Choirudin. Bahan dasarnya terdiri dari bawang daun, tomat, dan cabai rawit hijau. Cabainya tidak boleh digoreng terlalu lama atau jangan sampai kulitnya pecah. Rasa sambalnya seger banget, terus masih terasa tekstur cabai dan tomatnya,” papar Lely saat ditemui Okezone, di bilangan Jakarta Pusat, Kamis 21 Desember 2017.

Saking lezatnya, racikan sambal tersebut menjadi menu favorit keluarga besar dan teman-teman Lely ketika berkunjung ke rumahnya. Ia menambahkan, biasanya mereka menyantap sambal itu bersama tumis kangkung, ikan atau ayam goreng, lalapan, dan jengkol goreng.

Nasi Megono

(Foto: @william_surya/Instagram)

"Gue paling kangen sama makanan tradisional kampung gue di Pekalongan, namanya nasi megono. Bentuknya hampir sama kayak gudeg, tapi hidangan ini lebih didominasi nangka muda yang telah dicampurkan parutan kelapa dan sedikit bumbu rempah-rempah. Rasanya gurih dan sedap banget. Paling enak dimakan sama mendoan dan teh poci. Ibu gue biasanya masak nasi megono untuk dijadikan menu sarapan,” tutur Wawan.

Tahu Tempe Kecap dan Tumis Pepaya

(Foto: Utami/Okezone)

“Aku paling suka dimasakin tahu tempe kecap. Kalau di Jakarta itu mungkin kayak orek tempe gitu. Meski terdengar sederhana, tapi enggak tahu kenapa masakan ibu itu rasanya beda. Padahal makanannya simple dan bisa dibikin sendiri. Makanan ini selalu aku request setiap mudik ke Mojokerto. Walaupun liburnya seminggu, biasanya ibuku selalu memasak hidangan tersebut meski hanya untuk menu 1 hari saja," ujar Lidya.

Baca Juga:

Pais burih dan Angeun Lada

(Foto: @ambucherry/Instagram)

“Setiap pulang kampung gue selalu minta dimasakin pais burih. Makanan ini merupakan salah satu kuliner khas Banten yang bentuknya seperti nasi bakar. Isiannya banyak banget. Ada yang pake ati ampela, daging ayam, daun salam, sereh, dan kemangi. Bumbunya juga menggunakan kunyit jadi rasanya gurih-gurih seger,” kata Tauhid.

Selain Pais Burih, Tauhid mengatakan bahwa olahan angeun lada juga menjadi salah satu makanan favoritnya yang selalu ia cari ketika berada di kampung halaman. Hidangan ini terdiri dari potongan daging kerbau yang dimasak dengan bumbu rempah-rempah, lalu ditambahkan beberapa makanan pelengkap seperti irisan wortel, kacang panjang, atau jagung.

“Rasanya seger-seger pedes, cocok banget buat angetin badan di musim hujan,” tukasnya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini