nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kota Semarang Garap Sektor Pariwisata untuk Tekan Kemiskinan

Taufik Budi, Jurnalis · Kamis 21 Desember 2017 20:35 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 21 406 1834160 kota-semarang-garap-sektor-pariwisata-untuk-tekan-kemiskinan-PNBcskrzcP.JPG Hutan kota (Foto: Taufik Budi)

SEMARANG - Sektor pariwisata di Kota Semarang Jawa Tengah terus digenjot gara dapat menekan angka kemiskinan. Sebab, rata-rata kota serta kabupaten di Indonesia yang menjadi tujuan wisata selalu tercatat memiliki angka kemiskinan yang kecil.

"Bisa dicek dalam data-data BPS, bahwa daerah yang mampu mencatatkan angka kemiskinan lebih kecil dari ibu kota provinsinya adalah daerah yang menjadi tujuan wisata. Sehingga penting untuk Kota Semarang serius menggarap sektor pariwsata," ujar Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, di kawasan Hutan Wisata Tinjomoyo, Kamis (21/12/2017).

BACA JUGA:

Pria yang disapa Hendi itu mengatakan, salah satu upaya menghidupkan sektor pariwisata di yakni dengan merevitalisasi Hutan Wisata Tinjomoyo Semarang. Terdapat fasilitas baru berupa area hammock (kasur ayunan) dan trampolin.

Politikus PDIP itu optimistis jika fasilitas baru dapat lebih menarik masyarakat untuk berwisata ke hutan dengan luas 57 hektare tersebut. Dia pun berkeyakinan pengembangan sektor pariwisata di Kota Semarang dapat menekan angka kemiskinan di Kota Lumpia tersebut.

"Menurut data BPS, angka persentase kemiskinan di Kota Semarang pada tahun 2016 adalah 4,85 persen terkecil di Jawa Tengah. Lalu orang mengatakan, ya pasti paling kecil, kan ibu kota provinsi,” terangnya.

 BACA JUGA:

Untuk menjawab anggapan itu, dia kemudian melakukan penelitian dan menemukan beberapa fakta, ada banyak ibu kota provinsi yang angka kemiskinannya tidak paling kecil di provinsi tersebut. Sehingga bisa disimpulkan jika menjadi ibu kota provinsi tak selalu menjadi jaminan barometer kesejahteraan masyarakat

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini