nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masak Dada Ayam yang Lezat & Juicy? Simak Tips Berikut

Sindonews, Jurnalis · Jum'at 22 Desember 2017 12:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 22 298 1834434 masak-dada-ayam-yang-lezat-juicy-simak-tips-berikut-2lG0OUCAv3.jpg Tips mengolah dada ayam agar empuk (Foto:Ist)

UNTUK membuat masakan ayam yang lezat ternyata tidak mudah, dibutuhkan teknik yang tepat dalam mengolah ayam, khususnya dada ayam.

Agar menghasilkan rasa yang lezat, tidak keras dan bertekstur juicy, seperti dilansir Mashed, J. Kenji Lopez-Alt, seorang penulis 'The Food Lab' dari Serious Eat menjelaskan, salah satu kendala memasak dada ayam hingga terasa kurang lezat adalah karena perbedaan ketebalan daging.

"Intinya, teknik apapun yang digunakan saat memasak dada ayam saat ketebalannya berbeda maka hasilnya kurang sempurna. Bagian yang runcing dan kecil akan lebih cepat matang dibandingkan bagian daging yang tebal," kata Lopez-Alt.

Mengatasinya, Lopez-Alt menyarankan memukul dada ayam menggunakan pemukul daging hingga seluruh bagian daging ayam sama tebalnya. Cara ini dipercaya bisa membuat dada ayam memiliki ketebalan yang sama sebelum dimasak sehingga terasa lezat.

BACA JUGA:

Tips Mengungkep Ayam agar Bumbu Meresap Sempurna Hingga ke...

"Dengan memukul daging ayam dan membuatnya rata maka semua bagian bisa matang secara bersamaan. Ini yang membuat teksturnya juicy," sarannya.

Menariknya, trik ini juga bisa membantu mempersingkat waktu memasak dan membuat dada ayam lebih cepat empuk. Jika Anda tidak memiliki pemukul daging, sebagai alternatif gunakan benda yang memiliki bobot berat, seperti rolling pin, botol anggur kosong atau wadah berat lainnya.

Namun, pastikan Anda menjaga kebersihan daging ayam dengan melapisinya menggunakan plastik sebelum memukulnya. Sementara, idealnya daging ayam memiliki ketebalan sekitar 0,6 hingga 1,2 cm.

Tips Mengungkep ayam

Lantas, bagaimana trik mengungkep ayam agar bumbunya meresap hingga ke tulang? Berikut adalah trik yang diungkapkan oleh Chef William Gozali.

"Jadi, untuk menghasilkan yang baik maka dibutuhkan banyak waktu. Semakin lama ayam diungkep, semakin meresap. Tergantung tujuannya mau seperti apa, mau diapakan si ayam yang kita ungkep ini," tutur William yang ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, dibutuhkan waktu kurang lebih satu hari lamanya untuk mengungkep ayam. Semakin lama disimpan maka akan semakin baik. Penting pula memerhatikan suhu penyimpanan ayam yang diungkep.

"Simpan di suhu di bawah 2-5 derajat Celcius agar bakteri tidak semakin meningkat. Normalnya memang satu hari, di bawah satu hari rasanya kurang," lanjut pria berparas oriental tersebut.

Agar mendapatkan hasil yang maksimal, William menyarankan agar menyimpan ayam yang diungkep di dalam kulkas. Hal tersebut dilakukan untuk membuat bumbu lebih meresap.

BACA JUGA:

3 Rekomendasi Olahan Popcorn Lezat dan Gurih, Bikin di Rumah Yuk!

"Karena kalau diletakkan di luar, sudah pasti basi, bakterinya tumbuh, bahaya," ujarnya.

Selain memerhatikan waktu mengolah dan tempat penyimpanan, hal yang tidak kalah penting adalah memastikan bahwa daging ayam sudah matang dengan sempurna. William pun membagikan trik untuk mengetahui daging ayam yang sudah matang.

"Ada dua cara, cara paling bodoh adalah menggunakan pisau. Kita potong, lihat apakah daging yang dipotong itu masih ada juice-nya atau tidak. Kalau masih mengeluarkan juice atau cairan berarti ayam tersebut masih kurang matang," ungkap jawara Master Chef Indonesia 3 itu.

Cara lainnya adalah menggunakan termometer khusus memasak. "Kita colok termometer daging, kalau suhunya sudah mencapai 68 derajat celcius berarti udah matang, kalau masih kurang dari 68 derajat berarti belum mateng, which is nggak layak untuk dihidangkan karena masih banyak bakterinya yang berbahaya kalau nggak matang," kata William.

1
2

Berita Terkait

Memasak Dada Ayam

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini