nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bandung Lautan Kopi Pecahkan Rekor Dunia

Agregasi Antara, Jurnalis · Minggu 24 Desember 2017 01:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 24 298 1835178 bandung-lautan-kopi-pecahkan-rekor-dunia-Gd8qLwmrg2.jpg Ilustrasi (Foto: Boldsky)

BANDUNG - Aksi Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) beserta 1.000 barista serta pecinta kopi pada acara West Java Bandung Lautan Kopi, yang digelar di Halaman Gedung Sate Bandug, berhasil memecahkan rekor dunia.

Rekor atas aksi menyeduh kopi bersama selama 30 detik ini diperoleh dari Record Holder Republic (RHR) yakni badan pemberi rekor dunia yang berasal dari Inggris. Piagam rekor dunia dari RHS sendiri diserahkan oleh Presiden of RHR sebagai adjudicator RHR di Indonesia Lia Mutisari kepada Gubernur Aher.

Selain didampingi para barista dan sang istri Netty Heryawan, Aher menyeduh kopi bersama Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto selama 30 detik di atas meja yang ditelah disedikan oleh panitia.

Aher mengatakan West Java Bandung Lautan Kopi yang digagas oleh Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat adalah sebuah ajang untuk meningkatkan edukasi, sosialisasi, promosi, apresiasi manfaat minum kopi Arabika Java Preanger kepada masyarakat.

"Yang terdaftar ikut Brewing Kopi ini 4.000 barista tapi yang diterima hanya seribuan lebih, yang datang dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Sumatera, dari Kalimantan, dari Sulawesi dan lain-lain," kata Aher.

Sementara itu, salah seorang barista asal Bandung Derry Setiawan mengaku senang bisa ikut dalam ajang West Java Bandung Lautan Kopi yang digelar oleh Pemprov Jawa Barat.

"Senang tentunya, terlebih kegiatan ini meraih rekor dunia. Saya sendiri ikut acara ini sebagai bentuk apresiasi saya terhadap profesi saya, yakni barista," kata dia.

Derry mengatakan ajang ini bisa menjadi sarana untuk mengedukasi masyarakat terhadap kopi, khususnya kopi asal Jawa Barat agar lebih dikenal lagi.

(Baca Juga: Biasakan Minum Air Putih Sebelum Konsumsi Kopi, Ini Alasannya)

"Untuk acara ini saya membawa beberapa alat manual brew sedangkan untuk biji kopinya sendiri saya bawa kopi dari Kabupaten Bandung, jenisnya Arabika," kata dia.

Di meja berukuran sekitar 60 cm x 150 cm pengunjung bisa mencicipi langsung espresso yang diracik oleh Derry secara gratis.

(Baca Juga: 7 Fakta Ini Ungkap Keunikan Malam Tahun Baru)

Dalam kesempatan ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga memperkenalkan empat varietas kopi lokal baru yang dikembangkan oleh peneliti dari Dinas Perkebunan Jawa Barat.

Ketiga varietas kopi lokal yang dikenalkan adalah Kopi Kuning, Kopi Pucuk Coklat, dan Kopi Pucuk Hijau. "Dengan varietas yang baru dan unggulan ini diharapkan semakin memperkaya jenis kopi yang tumbuh di Jawa Barat," kata Aher.

Menurut Aher, saat ini ketiga varietas kopi lokal tersebut belum didistribusikan ke pasar. "Belum masuk pasar, belum dikembangkan di lapangan, rencananya kami akan lepas ke pasaran pada April 2018," kata dia.

Aher mengatakan ketiga varietas kopi lokal baru tersebut memiliki sejumlah keunggulan seperti lebih cepat berbuah.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat Arief Santosa menambahkan dalam mempertahankan Kopi Jawa Barat Kualitas Dunia, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah dan akan mendistribusikan bantuan benih kopi uggul bermutu dan bersertifikat kepada para petani hingga 10 juta benih sejak 2014 sampai 2017.

Ia mengatakan sasaran pada 2017 untuk penambahan luas kebun kopi arabika dengan penggunaan benih kopi sebanyak 5 juta pohon setara 2.000 hektare dengan jarak tanam 2 meter x 2 meter.

(Baca Juga: 5 Pesepakbola Muslim Ini Punya Istri Super Cantik yang Bikin Anda Iri)

"Lalu meningkatkan penggunaan benih kopi arabika yang unggul bermutu dan bersertifikat di pekebun sebanyak 2,4 persen dan meningkatkan produksi, produktivitas dan mutu hasil kopi arabika di Jawa Barat rata rata produksi kopi arabika Varietas Sigararutang 1.500 kg/hektare," kata Arif.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini