Ini Kesalahan Fatal yang Sering Terjadi saat Dekor Hiasan Pohon Natal

Vessy Frizona, Jurnalis · Senin 25 Desember 2017 14:14 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 25 196 1835594 ini-kesalahan-fatal-yang-sering-terjadi-saat-dekor-hiasan-pohon-natal-HRhGhLQ26Q.jpg Pohon Natal (Foto: Ist)

Setiap perayaan Natal tanggal 25 Desember, Pohon Natal selalu menjadi primadona. Pohon Natal menjadi objek yang paling dicari dan diperhatikan tamu ketika berkunjung ke rumah.

Aksen-aksen penghias seperti bintang, lampu, bola salju, harus ada di pohon Natal. Hiasan tersebut mengisyaratkan bahwa pohon Natal harus sempurna. Selain pohon Natal, kadang kala penghuni rumah menambahkan ornamen lain, seperti, karangan bunga, dan lonceng yang berkilau.

Dengan banyaknya ornamen hiasan Natal membuat dekorasi secara keseluruhan menjadi penuh. Penulis dan pakar desain, Taylor dari Bright Bazaar pun menyebut satu kesalahan yang terjadi pada pohon Natal sehingga merusak estetika dekorasi.

"Kesalahan paling umum saat menghias pohon Natal adalah meletakkan lampu di pohon pada tahap terakhir, " kata Taylor seperti dilansir dari Realsimple, Senin (25/12/2017).

Hal itu menyebabkan tampilan pohon Natal yang sudah dikerjakan sebelumnya jadi kacau berantakan. Pohon Natal jadi terlalu ramai dan tidak enak dipandang.

"Seringkali orang menghias pohon Natal terlalu emosional. Bola-bola mengkilap terburu-buru digantung, begitu sudah dipasang, ternyata masih ada lampu kawat yang belum dipasang. Maka ketika dipasang, hasilnya jadi terlalu ramai dan meriah," sambungnya.

Untuk menghindari kesalahan menghias pohon Natal ini, Taylor menyarankan untuk untuk menggantungkan lampu dulu. Pastikan semua sudah terkonfigurasi dan kabel masuk ke dalam hingga tak terlihat.

"Seharusnya saat menghias pohon Natal, lilitkan dulu kawat ke lampu. Setelah terpasang, baru gantung ornamen-ornamen hiasan tambahan jadi kita bisa melihat seberapa tambahan aksen yang diperlukan lagi," paparnya.

Namun, ada satu hiasan yang harus datang sebelum lampu. Yaitu menghias puncaknya dan menekuk beberapa cabang agar bisa memasuki aksen lainnya. Dengan cara ini tandanya Anda tidak membiarkan beberapa area kosong.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini