nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Lokasi yang Jadi Saksi Bisu Dahsyatnya Tsunami Aceh 13 Tahun Lalu

Vessy Frizona, Jurnalis · Selasa 26 Desember 2017 06:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 25 406 1835697 4-lokasi-yang-jadi-saksi-bisu-dahsyatnya-tsunami-aceh-13-tahun-lalu-N0vaf6Mnkj.jpg Lokasi bekas Tsunami Aceh (Foto: Instagram @Rocky.Pasca)

SUDAH 13 tahun bencana tsunami Aceh berlalu. Banyak cerita duka dan pilu kala mengenang peristiwa dasyat yang meluluhlantakkan Aceh kala itu. Sekitar 500 orang meninggal dunia, ratusan orang dewasa dan anak -anak kehilangan keluarganya.

Bukan untuk membuka album duka, namun kita tahu warga Aceh telah bangkit membangun masa depan mereka. Peristiwa tsunami cukup menjadi sejarah bagi tanah Serambi Mekah yang menghadirkan jutaan saksi bisu di sana, bagaimana air bah menyerang kampung mereka.

Dari peristiwa tsunami, hadir beberapa tempat lokasi wisata baru yang memperlihatkan ganasnya ombak menggulung Aceh pada 26 Desember 2004. Berikut di antaranya.

Masjid Rahmatullah

 

Saat tsunami terjadi, hanya mesjid ini yang berdiri kokoh di kampung Lhoknga, Aceh Besar. Bangunan di sekitarnya telah rata dengan tanah dan hanyut terbawa gelombang. Letak masjid hanya 500 meter dari bibir Pantai Lampuuk. Foto masjid Rahmatullah sempat menjadi perbincangan dunia internasional karena ketahanan dan keajaibannya selamatnya bangunan di sekitar.

Masjid Al-Tsunami

Masjid ini merupakan salah satu saksi bisu peristiwa tsunami. Kubah masjid telah menyelamatkan beberapa orang yang berlindung di atasnya. Awalnya kubah adalah milik masjid Jamik Desa Lamteungoh. Namun terlepas dan menyeret kubah seberat 80 ton ke area persawahan, hingga ke Gurah, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar. Kini banyak orang untuk melihat berfoto selfie dekat masjid.

(Baca Juga: Mengenang 22 Jurnalis Korban Tewas Tsunami Aceh 13 Tahun Silam)


Kapal PLTD Apung I

Kapal PLTD Apung I ini adalah kapal yang terdampar ke daratan akibat tsunami. Bangkai kapal kini berada di dekat pintu masuk monumen tsunami.

(Baca Juga: Mengulik Kisah Masjid-Masjid yang Masih Kokoh Berdiri saat Terjangan Tsunami Aceh 13 Tahun Silam)

Wisatawan yang berkunjung bisa naik ke bangkai kapal untuk melihat kondisi kapal lebih jelas dan melihat pemandangan kota sekitar dari atas kapal. Letak kapal ini berada di Desa Punge, Blang Cut, Jaya Baru, Banda Aceh.

Kapal di atas rumah

Dari kapal Ferry ini terlihat betapa dasyatnya tsunami. Kapal ini terletak di Lampulo, Banda Aceh, tepatnya di atas rumah penduduk (rumah pasangan Misbah dan Abasiah). Kini kapal menjadi situs sejarah yang di dalamnya terdapat informasi yang dialami kapal sebelum dan sesudah tsunami.

(Baca Juga: Mengenang Kembali 13 Tahun Tsunami Aceh)

Berdasarkan info yang dirilis, kapal ini hendak membawa 59 awak yang hendak berpergian ke Lhoksumawe pada pagi hari sesaat sebelum tsunami, beruntung semuanya selamat. (dno)

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini