nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kota Layak Anak Harus Penuhi Hak dan Terlindung dari Kekerasan

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 27 Desember 2017 13:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 27 481 1836231 kota-layak-anak-harus-penuhi-hak-dan-terlindung-dari-kekerasan-M5BRjfXbrM.jpg Anak harus terlindung dari kekerasan dan eksploitasi (Foto: Dewi/Okezone)

SETIAP kota/kabupaten kini harus menjadi kota layak anak. Mereka harus dilindungi dan dirawat dengan baik. Salah satunya di Kota Padang, Sumatera Barat, pemerintah daerah sudah menerapkannya sehingga bisa menjadi kota layak anak percontohan.

Pada dasarnya, setiap anak harus dilindungi dari kekerasan dan berbagai faktor penting untuk mendukung tumbuh kembangnya. Setiap pemerintah daerah wajib melindungi anak-anak demi masa depannya untuk Indonesia. Setiap anak tidak boleh mendapatkan diskriminasi karena bisa mengganggu haknya.

Deputi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Bidang Tumbuh Kembang Anak Lenny N Rosalin mengatakan, pemerintah Kota Padang dianggap bisa memberikan pelayanan terbaik bagi anak-anak berjumlah 389 ribu. Hak mereka harus dipenuhi dan dilindungi agar bisa mencegah kekerasan.

"Di manapun anak di seluruh dunia tidak boleh didiskriminasi, terutama di Indonesia. Anak-anak tidak boleh dipekerjakan, anak tidak boleh dieksplotasi, anak harus sekolah, anak harus dirawat dengan baik," ujarnya di Rumah Walikota Padang, Sumatera Barat, Selasa 26 Desember 2017.

Di tahun 2017, ada 126 kabupaten/kota seluruh Indonesia masuk ke dalam kategori kota layak anak, pratama, nindya dan utama. Kota Padang masuk dalam kategori nindya yang hampir sudah menerapkan implementasi kota layak anak.

Menganut lagi pada UU 23/2002 tentang perlindungan anak dan perubahannya UU 35/2014 dan UU 17/2016 yang menyebutkan, negara harus menjamin pemenuhan hak anak dan melindunginya dari kekerasan, eksploitasi, dan penelantaran anak.

Kesehatan anak harus dijaga dan dipenuhi kebutuhannya. Sejak baru lahir, bayi harus punya akta kelahiran, mendapatkan ASI eksklusif, hingga makanan pendamping yang bergizi. Semua harus dicapai dalam 1.000 hari kehidupan agar tumbuh kembangnya terjamin.

Selain itu, tambah Lenny, hal yang paling mudah untuk mendukung kota layak anak yang dekat dengan masyarakat yakni pembangunan infrastruktur. Harus banyak fasilitas kota yang dibangun di sini.

"Tempat bermain yang banyak didatangi anak harus aman. Kota Padang kemarin sudah jadi bag dari proses ini. Sayang, terkadang kita sering abai, banyak tanaman dan materialnya membahayakan untuk mereka," imbuhnya.

Anak-anak harus sekolah dan belajar dengan sungguh-sungguh. Mereka tidak boleh kawin dini di bawah usia 18 tahun. Sayangnya, budaya tersebut masih banyak dilakukan di beberapa daerah di Indonesia.

Juga, anak-anak harus dirawat dengan baik dan tidak dipisahkan dengan orangtua. Mereka harus merasa aman di pelukan orang terdekatnya.

Baca Juga:

Di samping itu, anak juga harus dilindungi dari kebiasaan merokok dan menggunakan napza. Tidak ada lagi kekerasan terhadap anak atau trafficking. Masih banyak hal lain yang penting untuk melindungi anak-anak.

Kalau semua indikator kota layak anak dikerjakan dengan baik oleh pemerintah daerah, bisa mencegah kekerasan dan melindungi anak-anak dari sanksi hukum.

"Fokusnya pada pencegahan, semua anak harus sehat, merasa aman, harus sekolah, tidak boleh ada yang kawin supaya dampaknya tidak terjadi. Mereka harus diasuh dengan baik agar tidak jadi korban," pungkasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini