nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Resolusi yang Belum Tercapai Tahun Ini, Haruskah Diulang Kembali?

Tiara Putri, Jurnalis · Sabtu 30 Desember 2017 21:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 29 196 1837631 resolusi-yang-belum-tercapai-tahun-ini-haruskah-diulang-kembali-nY4WgFeYYC.jpg Ilustrasi (Foto: Huffingtonpost)

TINGGAL hitungan hari, tahun 2017 akan segera berakhir. Di akhir tahun, tentu banyak orang yang menyusun resolusi untuk tahun baru. Tujuannya apalagi kalau bukan menjadi lebih baik di tahun selanjutnya dalam bidang apapun.

Akan tetapi, sebaiknya sebelum menyusun resolusi baru, ingat-ingat kembali apakah resolusi di tahun 2017 sudah tercapai. Pasalnya tidak sedikit orang yang belum berhasil mencapai resolusinya. Kalau sudah begitu, haruskah resolusi yang tidak tercapai diulang kembali?

Menurut psikolog keluarga, Dr. Livia Iskandar, M.Sc., Psi dari Pulih @ The Peak, tidak ada salahnya mengulang kembali resolusi yang belum tercapai tersebut.

"Sebenernya resolusi itu dibuat untuk diri sendiri, untuk self improvement. Tidak ada peraturan harus diulang atau tidak jika belum tercapai. Akan tetapi, apabila dirasa resolusi yang belum tercapai atau sudah tercapai namun belum puas dengan hasilnya itu dirasa baik untuk self improvement, tidak masalah untuk diulang," ujar Livia saat dihubungi Okezone melalui sambungan telefon baru-baru ini.

Namun, ada hal penting yang harus diingat yaitu sesuaikan resolusi tersebut dengan situasi dan kondisinya. Jangan sampai menyusun resolusi yang terlalu besar dan tidak bisa dicapai sehingga menyurutkan motivasi di dalam diri. Lihatlah kembali apakah resolusi itu bisa dicapai atau tidak.

(Baca Juga: Jadi Tradisi, Bayi-Bayi Baru Lahir di Thailand Dipotret dengan Kostum Anjing)

Menurutnya, menyusun resolusi butuh keterampilan. Harus SMART, yaitu specific, measureable, achievable, realistic, dan timely. Hindari membuat resolusi yang terlalu umum. Lebih baik yang spesifik dan kecil sehingga pencapaiannya lebih mudah dan bertahap. Selain itu, harus dilakukan pencarian informasi untuk mencapai resolusi tersebut.

"Kita tidak bisa bilang ingin sesuatu tapi cara mendapatkannnya tidak tahu. Setelah pencarian informasi, barulah menentukan resolusi dan langkah apa saja yang harus dilakukan agar resolusi tercapai. Tentukan pula waktu pencapaian," tambah Livia.

(Baca Juga: Bikin Resolusi Parenting yang Realistis Sesuai Usia Anak, Ini Contohnya!)

Berdasarkan hal tersebut, Livia menganjurkan agar resolusi direview secara berkala agar dapat berjalan lancar dan sesuai rencana. Dengan adanya monitoring, maka bisa mencegah terjadinya kegagalan resolusi.

"Saat itu (monitoring) harus cepat-cepat dilakukan review sehingga bisa dilihat sejauh mana kita membutuhkan rencana baru. Tulislah resolusi di suatu tempat yang mudah dicek dan dilihat. Buatlah matriks yang terdiri dari tujuan dan langkah pencapaian serta tentukan waktu pencapaian," pungkas Livia.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini