Bila Kehilangan Dompet Jangan Larut dalam Kepanikan, Segera Lakukan Ini!

Agregasi Cermati.com, Jurnalis · Minggu 31 Desember 2017 14:00 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 31 196 1838081 bila-kehilangan-dompet-jangan-larut-dalam-kepanikan-segera-lakukan-ini-Yicghs4SX1.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Kehilangan dompet adalah salah satu musibah yang pasti membuat Anda panik seketika, bahkan sedih saat meratapinya. Namun jangan terlalu lama larut dalam kesedihan karena ada banyak hal yang harus diurus segera saat Anda kehilangan dompet.

Bukan hanya soal jumlah uang yang ada di dalamnya, tetapi juga dokumen penting menyangkut identitas Anda. Dan akan jadi masalah besar jika dokumen tersebut jatuh ke tangan orang yang salah. Berikut ini lima hal ini harus segera anda urus saat dompet hilang.

1. KTP

Kartu Tanda Penduduk atau KTP merupakan identitas utama bagi setiap penduduk yang telah mencapai usia 17 tahun. Dokumen ini sangat penting sehingga menjadi hal utama yang harus diurus ketika kehilangan.

Beberapa tahap pengurusan kehilangan KTP antara lain:

- Melaporkan kehilangan KTP ke kantor Polsek atau Polres terdekat untuk meminta surat kehilangan.

- Mengajukan surat pengantar pembuatan KTP baru ke RT dan RW setempat.

- Mengajukan pembuatan KTP baru ke Kelurahan atau Disdukcapil terdekat dengan membawa persyaratan yang lengkap, antara lain fotokopi Kartu Keluarga (KK), surat kehilangan dari kepolisian, surat pengantar dan dua lembar foto 3x4. Atau tergantung persyaratan yang diberlakukan di masing-masing wilayah.

Itulah beberapa tahap dalam pengurusan KTP yang baru.

2. SIM atau STNK

Surat kehilangan STNK atau SIM diurus melalui kantor polisi terdekat. Kendaraan yang bersangkutan dengan STNK yang hilang tersebut dibawa ke SAMSAT untuk dilakukan uji cek fisik seperti cek nomor rangka dan nomor mesin kendaraan disertai dengan KTP, fotokopi KTP, BPKB, dan surat kehilangan.

Bawalah juga lembaran pengesahan cek fisik disertai fotokopi dokumen lain dimasukkan dalam satu map. Kemudian ada formulir yang harus diisi mengenai permohonan pembuatan surat pernyataan STNK hilang pada bagian di loket STNK hilang.

Anda pun harus mengurus cek blokir yang isinya meliputi keterangan keabsahan STNK terkait, seperti tidak termasuk kondisi diblokir atau dalam pencarian. Semua berkas tersebut diserahkan ke Loket BBN (Bea Balik Nama) II, kemudian membayar biaya STNK tersebut.

Kemudian kamu hanya perlu menyerahkan bukti pembayaran dari kasir ke bagian pengambilan STNK baru dan menunggu panggilan untuk mengambil STNK.

Pengurus kehilangan SIM pun membutuhkan surat kehilangan dari kepolisian. Kemudian pergilah ke Satuan Pelaksana Penertiban SIM (Satpas) terdekat dengan menyertakan KTP atau fotokopinya berikut fotokopi SIM (jika ada).

Tahap berikutnya ialah membuat surat kesehatan di bagian pemeriksaan kesehatan yang ditunjuk oleh Satpas. Pergi ke loket asuransi untuk mengurus AKDP, biasanya terletak dalam satu kawasan dengan bagian kesehatan. Tapi ada juga yang berbeda lokasi.

Selanjutnya menuju ke loket pendaftaran untuk mendaftarkan diri dan menyerahkan semua persyaratan, antara lain surat keterangan kehilangan, surat kesehatan, AKDP, kartu asuransi beserta formulir, serta tanda bukti pengambilan SIM.

Kemudian lakukan pengambilan foto saat itu juga (langsung), sidik jari dan tanda tangan. Simpan bukti pengambilan SIM yang telah diperoleh sebelumnya untuk mengambil SIM.

3. ATM atau Kartu Debit

Segeralah memblokir kartu ATM atau kartu debit yang hilang melalui telepon atau mendatangi bank bersangkutan secara langsung. Hal ini untuk menghindari penyalahgunaan orang lain.

Biasanya hal-hal yang ditanyakan oleh customer service yaitu nomor rekening, tanggal kehilangan kartu dan angka terakhir saldo Anda. Terkadang ada bank yang mempersyaratkan surat kehilangan dari kepolisian. Pastikan kartu ATM atau debit yang lama telah diblokir sebelum menerima yang baru.

4. NPWP

Persyaratan yang diperlukan untuk mengurus NPWP yang hilang yaitu fotokopi KTP, pengisian formulir permohonan cetak ulang NPWP dengan dibubuhi materi 6000. Formulir tersebut telah disediakan oleh Tempat Pelayanan Terpadu Kantor Pelayanan Pajak.

Isilah formulir cetak ulang dengan jelas, sertakan fotokopi KTP atau KK kemudian ambil nomor antrean TPT. Pada umumnya proses pencetakan ulang NPWP dapat diselesaikan di hari itu juga.

5. BPJS Atau Asuransi

Mengurus BPJS yang hilang membutuhkan beberapa dokumen asli dan fotokopi KTP, KK dan surat kehilangan dari kepolisian. Ini dapat dilakukan di Kantor BPJS Kesehatan terdekat di Kabupaten atau Kota Anda. Kartu BPJS yang hilang akan diganti baru oleh pihak BPJS.

Apabila Anda memiliki asuransi, segeralah mengurus kehilangannya di kantor asuransi yang bersangkutan. Biasanya Anda akan diminta untuk menyebutkan nama, nomor polis dan jenis asuransi yang digunakan.

Pihak asuransi akan segera mengurusnya. Namun, lama tidaknya tergantung pada masing-masing agen asuransi.

Segera Urus Begitu Kehilangan

Bukan hal yang mudah untuk mengurus kehilangan dokumen-dokumen di atas. Selain menyelamatkan identitas pribadi Anda, pengurusan dokumen-dokumen tersebut juga untuk mencegah tindak kejahatan yang mungkin terjadi. Lebih baik lagi jika Anda bisa menjaga sebaik mungkin dompet beserta isinya yang Anda miliki.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini