nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Permen Populer 'Lightbulb' Asal China Ini Dianggap Berbahaya, Ini Alasannya

Maharani Putri Sabillah, Jurnalis · Rabu 03 Januari 2018 19:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 03 298 1839584 permen-populer-lightbulb-asal-china-ini-dianggap-berbahaya-ini-alasannya-poDoIbwuAW.jpg Permen lightbulb yang populer (Foto: Chinadaily)

DI zaman sekarang, sudah banyak makanan yang diolah menjadi bentuk-bentuk unik agar menarik perhatian pembeli. Salah satunya ialah permen ‘lightbulb’ yang terkenal dari Negeri China.

Permen yang berbentuk seperti bohlam lampu itu telah membuktikan dirinya sebagai produk permen yang memperoleh penjualan terbesar di China selama musim liburan. Permen ini terbuat dari karamel padat yang memiliki panjang sekira 10 sentimeter dan lebar 6 sentimeter. Ukurannya dibuat sama persis dengan bohlam lampu yang asli, yakni dengan berat 200 gram.

Permen ini menjadi populer di kalangan pembeli yang kerap berbelanja di situs Taobao. Seorang pedagang di Taobao mengaku menjual permen bohlam tersebut dengan harga 39 yuan. Ia telah mencatat sebanyak 1.026 permen ‘lightbulb’ laku dijual dalam satu bulan.

Namun, tak lama dari ketenarannya, permen ‘lightbulb’ diklaim memiliki pengaruh berbahaya bagi kesehatan. Salah satu selebriti China yang terkenal di media sosial, Xu Fanchi, memuat sebuah video yang memperlihatkan bahwa ia tidak dapat mengeluarkan permen bohlam dari mulutnya selama 5 menit karena karamel permen itu menyangkut. Dan, ia akhirnya berhasil membebaskan mulutnya dari permen tersebut setelah karamel mulai meleleh.

(Baca Juga: Pesta Pernikahan Hampir Bubar Akibat Pengantin Wanita Alami Pecah Ketuban)

Bi Qingyun, dokter dari Departemen THT di China-Japan Friendship Hospital di Beijing, memperingatkan bahwa permen tersebut memiliki banyak risiko kesehatan daripada bohlam lampu yang asli.

“Jika permen karamel tersebut tetap berada di mulut selama lebih dari 1 sampai 2 jam, sendi rahang bawah bisa terkilir,” katanya, seperti dilansir dari Asiaone (3/1/2018).

“Lidah juga bisa membengkak karena tekanan jangka panjang yang bisa mengakibatkan tersedak,” tambahnya.

Pendapat itu juga disetujui oleh Dokter Xiao Cheng. Ia memperingatkan orang-orang agar tidak mencoba permen ‘lightbulb’.

“Permen itu bisa menyebabkan tersedak dan bahkan mati lemas,” katanya.

Selain itu, Dokter Zhang Jin’an juga ikut menambahkan bahwa kadar gula dalam rasa manis di permen tersebut berbahaya bagi pasien diabetes. Serta, ia menjelaskan bahwa kebanyakan orang hanya mampu membuka mulut mereka hingga sekira 4 sentimeter, sementara permen ‘lightbulb’ memiliki diameter 6 sentimeter.

(Baca Juga: Santap Tamales Terlalu Banyak, Wanita Ini Masuk Rumah Sakit)

Ketiga dokter tersebut memperingatkan konsumen agar tidak mencoba-coba mengonsumsi permen berbentuk bohlam lampu tersebut hanya karena mengikuti tren yang sedang beredar di China. “jangan mengambil risiko karena ingin tahu,” ucap Dokter Bi Qingyun.

Keberadaan permen ini diawali oleh sebuah sinetron yang mulai mengudara di China sekitar sebulan lalu. Sinetron tersebut menceritakan seorang tokoh pria yang menaruh bohlam ke dalam mulutnya dan tersangkut. Tokoh itu pun harus dilarikan ke rumah sakit. Kemudian, aktris utama yang berperan sebagai direktur rumah sakit membantu pasien mengeluarkan bohlam dengan cara memecahkan kaca bohlam dan meletakkan lilin di sekitar mulut untuk mengurangi gesekan kaca tersebut.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini