'Palsukan' Makanan di Pesta Vegetarian, Chef Ini Dapat Ancaman Pembunuhan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 04 Januari 2018 16:35 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 04 298 1840007 palsukan-makanan-di-pesta-vegetarian-chef-ini-dapat-ancaman-pembunuhan-zZ9zexHKeo.jpg Laura Goodman (Foto: Metro)

SEORANG juru masak terpaksa mengundurkan diri dari pekerjaannya, setelah menerima ancaman pembunuhan dari salah seorang konsumen.

Dilansir dari Metro, Kamis (4/1/2018), kejadian ini bermula ketika Laura Goodman diminta untuk menyiapkan berbagai hidangan lezat yang akan disajikan dalam sebuah pesta. Pesta tersebut ternyata diusung oleh dua komunitas yang menerapkan pola makan vegan dan vegetarian.

Laura kehilangan kesabaran ketika salah satu pengunjung memesan margherita pizza bertopping mozzarella yang notabene tidak termasuk makanan vegan.

Melalui akun Facebooknya, wanita kelahiran Italia itu menceritakan bahwa ia telah melakukan tindakan tercela. Goodman menulis keluh kesahnya di dalam halaman The Boring Group. Di grup inilah ia menggerutu dan mengatakan bahwa "Para vegan judgemental itu masih percaya bahwa mereka adalah seorang vegan".

(Baca Juga: Waspadai 5 Hoax Tentang Kesehatan yang Kemungkinan Beredar di 2018)

Sindiran tersebut nekat ditulis Goodman setelah ia mencampurkan protein hewani pada olahan makanannya. Unggahan Goodman akhirnya mendapatkan kritikan keras dari salah seorang netizen.

"Saya harap Anda tidak melakukan tindakan apapun untuk membuat makanan non vegan, karena itu sangat menjijikkan," tulisnya.

Namun siapa sangka, Goodman memang benar-benar melakukan hal tersebut.

"Seharusnya saya mengatakan semua makanan itu bukanlah makanan khusus vegan. Rasa jengkel ini muncul ketika mereka menelepon saya setiap hari untuk mendiskusikan kandungan nutrisi yang terdapat pada makanan saya. Saya berpikir kenapa harus menjelaskannya kepada para orang 'saleh' ini?," balas Goodman.

Melihat sikap angkuh Goodman, sejumlah netizen juga ikut menghujat tindakan yang telah dilakukan mantan chef di Carlini Restaurant, Albrighton, Inggris. Mereka mengatakan, Goodman seharusnya dituntut atas tuduhan penyerangan (assault charge).

Menanggapi hal tersebut, pemilik Carlini Restaurant telah mengonfirmasi bahwa Goodman telah mengundurkan diri setelah terlibat skandal yang mencoreng nama baik restorannya.

Seorang juru bicara restoran mengatakan, "Laura Goodman hari ini telah mengajukan pengunduran dirinya dari Carlini, para dewan direksi saat ini sedang mempertimbangkan pilihan mereka. Hingga proses ini selesai, Laura tidak akan bekerja di restoran kami. Termasuk di salah satu cabang kami yang akan dibuka akhir pekan ini".

(Baca Juga: 386.000 Bayi Lahir saat Tahun Baru 2018, Indonesia Peringkat 5 Besar)

Salah satu teman Goodman mengungkapkan, setelah skandal ini terkuak, ia sangat takut untuk keluar rumah terlebih ketika ia mendapatkan sebuah ancaman pembunuhan dari seorang yang tidak kenal.

“Saya bukan seorang vegan, tapi ketika seseorang menyuguhkan makanan yang tidak layak dikonsumsi para vegan, saya akan memburunya karena perilaku tersebut sangat keji,” ujarnya.

Pihak kepolisian menanggapi ancaman pembunuhan itu dengan sangat serius. Mereka telah mengirimkan beberapa petugas untuk berjaga-jaga di sekitar rumah Goodman.

“Dia tidak percaya bisa berada di posisi ini. Dia memang telah membuat komentar sembrono, tapi dia sebenarnya tidak melakukan ‘spiking’ atau penipuan gizi terhadap makanan. Ini benar-benar mimpi buruk baginya,” ujar teman Goodman.

Shopshire Regulatory Services juga telah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait postingan yang diunggah Goodman ke dalam akun Facebook pribadinya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini