nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bolehkah Sarapan dengan Pizza Saja? Ini Kata Ahli Makanan

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 05 Januari 2018 05:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 04 298 1840259 bolehkah-sarapan-dengan-pizza-saja-ini-kata-ahli-makanan-g4xTRYLtfw.jpg Ilustrasi (Foto: Delish)

BUKAN rahasia lagi, memulai hari dengan sarapan adalah hal yang penting untuk dilakukan setiap harinya agar bisa beraktivitas dengan maksimal.

Jika bicara soal sarapan, maka biasanya yang menjadi pilihan sebagian banyak orang sebagai menu adalah sajian yang simpel, sehat, dan mengenyangkan. Misalnya telur mata sapi, sereal, dan juga roti panggang.

Menu makanan seperti pizza untuk menu sarapan, pastinya bukan jadi pilihan yang sehat di benak kebanyakan orang selama ini. Well, siapa sangka ternyata pizza tidak selalu harus jadi pilihan yang tidak sehat seperti yang selama ini dipikirkan, malah disebutkan pizza akan menjadi salah satu jajaran top food trend di 2018 ini.

Sebagaimana dilansir Nypost, Jumat (5/1/2018) menurut Jason Bull, selaku direktur penjualan Eurostar Commodities dan managing director Bite UK, yakni sebuah perusahaan yang didedikasikan untuk pengembangan, pembuatan dan ritel produk makanan ringan yang sehat rendah kalori dan lemak, sehingga bisa dikonsumsi untuk penderita alergi, intoleransi, dan kondisi seperti penyakit celiac, menyebutkan tidak ada waktu yang lebih baik daripada waktu sarapan pagi untuk menikmati sepotong klasik hidangan Italia yang lezat, alias pizza ini.

Jason, sebagai ahli di sektor tepung dan beras dari berbagai penjuru dunia mengatakan kandungan nutrisi utama pada pizza, adalah karbohidrat.

“The nutritional value of pizza in general is carbohydrates, (nilai gizi pizza pada umumnya adalah karbohidrat). Tipikalnya, sarapan menjadi makanan terpenting untuk menjalani hari, dan Anda membutuhkan karbohidrat dalam makanan itu," terang Jason.

Lebih lanjut Jason menjelaskan, selama ini memang banyak orang yang tidak mau memakan pizza sebagai menu sarapan karena biasanya orang-orang memandang pizza itu sebagai pilihan makanan yang tidak sehat. Namun, jika ditelaah lagi di tempat seperti Italia, sajian pizza dipahami sebagai konsep kuliner yang berbeda.

"Mereka di Italia memakan pizza sepanjang hari, dengan varian pizza yang berbeda-beda di waktu yang berbeda-beda selama seharian. Contohnya di area Roma, untuk sarapan mereka mengonsumsi Pizza Impala, yang notabene adalah pizza yang dimana Anda bisa mendapatkan 90 persen air ke dalamnya jika menggunakan tepung yang benar. Sangat ringan dan renyah garing. Untuk taburan atasnya, biasanya akan dipakai daging yang rendah lemak, sayuran mentah dan keju rendah lemak," jelasnya lagi.

Jenis pizza seperti itulah yang dimakan untuk sarapan pagi hari, berlawanan dengan jenis pizza yang biasanya kerap disantap di waktu malam hari.

Lebih lanjut Jason juga menjelaskan, di 2018 akan bisa terlihat adanya revolusi pizza, di mana sekarang ia sedang menggodok untuk bisa membayangkan dan menemukan jenis makanan yang cocok untuk dijadikan sebagai pilihan makanan di pagi hari.

Baca Juga:

"Untuk saya, ini tentang bagaimana membuat makanan yang nutrisinya seimbang, dengan menggunakan bahan-bahan yang berbeda dan tepung yang berbeda. Kita sekarang sedang mengembangkan pizza yang dibuat khusus untuk sarapan, jadi alih-alih memakai tepung gandum biasa, kita memakai bahan-bahan seperti spelt dan tepung rye yang rendah gluten dan tinggi akan serat," jelas Jason.

Setelah sebelumnya, disebutkan Bite UK sudah membuat pizza yan kandungan gizinya seimbang dan sehat dengan pizza gluten-free yang tinggi protein, serat, dan vegan. Sebagai pemasok bahan-bahan makanan, Jason menyebutkan hal-hal baru seperti inilah yang ia prediksikan akan melejit di 2018 ini.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini