nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kenapa Suara Kentut Bisa Berbeda-beda pada Setiap Orang? Ini Penjelasannya

Annisa Aprilia, Jurnalis · Kamis 04 Januari 2018 11:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 04 481 1839854 kenapa-suara-kentut-bisa-berbeda-beda-pada-setiap-orang-ini-penjelasannya-2sGfYPKvnB.jpg Suara Kentut (Foto: Shutterstock)

SETIAP manusia yang hidup pasti pernah mengeluarkan kentut. Kentut atau flatus dalam bahasa medisnya merupakan produksi gas di perut dan usus. Sebagian dari gas ini terdiri dari gas yang terkandung dalam makanan atau minuman yang dikonsumsi.

Sementara itu, kentut yang identik dengan bau dan suaranya terkadang membuat jengkel orang lain. Padahal, kentut adalah hal yang lumrah dan dibutuhkan oleh setiap manusia.

Namun, pernahkah Anda menerka alasan di balik berbeda-bedanya suara kentut? Ternyata perbedaan suara tersebut memiliki penjelasan dan bukan sekadar suara yang keluar saja. Merangkum dari berbagai sumber, Kamis (4/1/2018), asal suara kentut yang berbeda ternyata berada pada saat gas tersebut diproduksi di perut.

Ketika gas berada dalam perut, otot di usus dan kolon berkontraksi agar bisa menggerakkan gas ke arah anus. Nah, suara kentut itu sendiri disebabkan oleh getaran otot yang paling dekat dengan anus. Otot yang disebut dengan sfingter dan posisi bokong ketika kentutlah yang menyebabkan suara kentut berbeda.

Selain kedua faktor itu, ternyata masih ada faktor lainnya yang bisa membuat suara kentut berbeda-beda. Suara kentut bisa bervariasi tergantung makanan dan minuman, saluran pencernaan, kekuatan otot, bahan pakaian dalam yang dikenakan, dan posisi Anda duduk ketika melepaskan kentut.

Kentut memang hal yang wajar, tapi jika suara dan baunya menyengat busuk, maka orang-orang yang berada di sekitar Anda bisa terganggu. Cara pertama yang bisa Anda lakukan agar suara kentut bisa terkontrol yaitu dengan mengubah pola makan. Anda bisa memasukan rempah-rempah tertentu, seperti jinten, ketumbar, dan kunyit agar bisa mengurangi frekuensi dan volume kentut. Adapun mengonsumsi yoghurt juga bisa membantu mengembalikan keseimbangan bakteri usus.

Kesimpulannya, suara kentut Anda akan terus berbeda setiap saat, juga bisa dikarenakan bahan pakaian dalam yang dikenakan berbeda, makanan dan minuman yang mengandung gas berbeda, dan posisi duduk yang tidak sama ketika kentut.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini