nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bumil, Batasi Makanan saat Hamil Bisa Sebabkan Anak Jadi Fussy Eater Loh

Ajeng Dwiri Banyu, Jurnalis · Kamis 04 Januari 2018 15:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 04 481 1840003 bumil-batasi-makanan-saat-hamil-bisa-sebabkan-anak-jadi-fussy-eater-loh-dbbrm1RMEc.jpg Batasi makanan saat masa kehamilan (Foto:Dailymail)

 

PADA masa kehamilan, biasanya wanita memilih untuk membatasi beberapa makanan yang dikonsumsinya. Padahal, membatasi makanan yang masuk akan menyebabkan anak cenderung menjadi fussy eater.

Fussy eater berbeda dengan picky eater. Picky eater adalah kondisi dimana anak sangat pemilih dengan apa yang akan dimakannya, sedangkan fussy eater adalah kondisi dimana mereka akan menolak makanan yang mereka sukai namun di sisi lain mereka akan sangat menyukainya pada hari berikutnya.

Sebuah studi terbaru menemukan bahwa wanita yang memakan makanan terbatas selama masa kehamilan lebih cenderung memiliki anak yang rewel dalam hal makanan. Penelitian menunjukkan, anak-anak terpapar rasa sebelum lahir melalui cairan amnion karena bayi mendapatkan nutrisi makanan dari cairan tersebut.

BACA JUGA:

Waspadai 5 Hoax Tentang Kesehatan yang Kemungkinan Beredar di 2018

Sebelum kelahiran, bayi akan merasakan berbagai rasa dan aroma sehingga ketika sudah lahir, rasa yang pernah dimakan sang ibu terasa familiar. Dilansir dari Daily Mail, penelitian yang dipublikasikan di Obesity Reviews menemukan bahwa anak-anak sering menderita neofobia (penolakan terhadap hal-hal baru) telah terpapar saat di rahim.

Bukti serupa juga ditemukan dalam sebuah penelitian tahun 2007 dan diterbitkan dalam Journal of Law Medicine & Ethics. “Karena rasa dan aroma sudah berfungsi selama kehidupan janin, hal inilah yang menjadi pengalaman pertama karena janin secara teratur menelan cairan amnion.” ujar salah satu penulis.

Dalam studi, para peneliti juga menemukan bahwa bayi yang ibunya meminum jus wortel selama tiga minggu berturut-turut pada trisemester ketiga lebih cenderung memiliki reaksi positif saat pertama kali diperkenalkan pada sereal rasa wortel dibandingkan dengan sereal biasa.

Pengalaman awal ini bisa memberi ‘jembatan rasa’ sehingga membiasakan bayi dengan rasa makanan bahkan sebelum mereka lahir ke dunia. Namun, pada kasus ini ada beberapa trik dan tips yang bisa Anda praktikan pada anak yang mempunyai masalah pada makanan.

Membantu anak-anak menjadi lebih berjiwa petualang dengan makanan bisa dimulai dengan orang yang mereka sukai. Anak-anak cenderung meniru kebiasaan makan orang tua mereka. Selain itu, jangan membuat komentar meremahkan tentang makanan yang tidak Anda sukai karena akan menyebabkan anak tidak mau mencoba makanan tersebut.

BACA JUGA:

6 Penyebab Orang Punya Kantung Mata Hitam Selain karena Kurang Tidur

Nutrision Australia juga merekomendasikan agar anak-anak dapat membantu persiapan saat makan, bisa seperti mengatur meja makan dan mencuci sayuran. “Mereka perlu melihat dan mencicipi makanan baru beberapa kali supaya menjadi akrab dan mau menerima.” tambahnya.

Cobalah untuk teratur dalam jam makan dan jangan menyuapi mereka saat anak diberi sayuran. Sup bisa menjadi salah satu solusi utnuk menyogok anak agar mau memakan jenis sayuran yang tidak mereka sukai.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini