nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mitos-Mitos Seputar Bayi Perlu Diketahui, Mulai Membedong hingga Menarik Hidung

Annisa Aprilia, Jurnalis · Sabtu 06 Januari 2018 08:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 05 196 1840512 mitos-mitos-seputar-bayi-perlu-diketahui-mulai-membedong-hingga-menarik-hidung-p6NGZqNmcb.jpg Ilustrasi (Foto: Netdoctor)

DALAM merawat bayi biasanya seorang wanita yang baru menjadi ibu akan meminta bantuan orangtuanya. Maka, jangan heran lagi, ketika tengah membantu anaknya mengurus bayi, para orangtua akan mewariskan kebiasaan dari generasi sebelumnya pada anak mereka.

Tidak hanya mewariskan kebiasaan, bahkan para orangtua juga kerap mempraktikkan mitos-mitos yang dipercaya seputar merawat bayi pada anak-anak mereka. Dirangkum dari berbagai sumber, Sabtu(6/1/2018), berikut sederet mitos yang masih diyakini masyarakat dan dipraktikkan: 

Membedong

Membedong bayi yang baru lahir telah dilakukan oleh para orangtua di Indonesia sejak lama. Meskipun tidak diketahui siapa yang memulai kebiasaan membedong ini, orangtua di Indonesia percaya membedong bayi saat baru lahir hingga beberapa bulan, bisa membuat kaki anak tidak bengkok. Akan tetapi, alih-alih membuat kaki bayi bagus, membedong justru menghambat perkembangan motorik bayi, sebab tangan dan kaki bayi tidak bisa bergerak bebas. Namun, bagi orangtua yang tetap ingin membedong bayinya, bisa dilakukan ketika selesai mandi atau saat cuaca dingin. Pemakaian bedong pun sebaiknya tidak perlu terlalu ketat dan kencang, cukup dibedung longgar agar kehangatan bayi terjaga.

Larangan memotong kuku bayi sebelum berusia 40 hari

Mitos selanjutnya yang juga masih diyakini hingga kini adalah larangan memotong kuku bayi sebelum berusia 40 hari. Padahal, membiarkan kuku bayi memanjang hingga usianya 40 hari bisa membahayakan bayi itu sendiri. Pasalnya, kuku yang panjang bisa melukai kulit jari tangan atau kaki bayi dan bahkan mencakar pipi, atau bagian tubuh lainnya. Maka, untuk menghindari hal tersebut, ibu harus memotong kuku bayi dengan menggunakan gunting khusus.

Pakai babywalker agar bayi lebih cepat jalan

Alih-alih bisa berjalan lebih cepat, bayi yang lebih banyak menghabiskan waktunya di babywalker hanya akan belajar duduk. Meskipun bisa bergerak dan jalan, ia tidak akan berdiri dengan tegak, dan akhirnya bayi justru lebih lambat jalannya dibanding bayi yang tidak menggunakan baby walker. Penggunaan baby walker justru akan membatasi ruang gerak bayi.

Baca Juga:

Mandi air dingin bayi lebih kuat

Kebanyakan orangtua beranggapan dan meyakini jika bayi dimandikan dengan air dingin akan membuat bayi tumbuh menjadi anak yang kuat. Anggapan ini kurang tepat, alih-alih mendapatkan anak yang kuat, bayi yang dimandikan dengan air dingin justru akan membuat bayi lebih mudah sakit, karena air dingin dapat membuat pembakaran atau metabolisme bayi lebih meningkat, sehingga makanan yang telah dikonsumsi dalam tubuh akan terkuras demi mengatur suhu tubuh.

Menarik hidung agar mancung

Mitos yang terunik ini terdengar cukup lucu, sebab orangtua beranggapan dengan hanya menarik-narik hidung bayi, maka mereka bisa memiliki hidung yang mancung. Padahal, hal tersebut sama sekali tidak berpengaruh, karena hidung yang mancung ditentukan oleh bentuk tulang hidung dan sifat fisik orangtuanya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini